Ngeri! Tebing Longsor Nyaris Timpa Pemotor di Selati

  • Whatsapp
PETUGAS BPBD Bangli saat melakukan evakuasi longsoran tebing yang menutupi Jalan Selati-Talangjiwa, Minggu (8/11). Foto: ist
PETUGAS BPBD Bangli saat melakukan evakuasi longsoran tebing yang menutupi Jalan Selati-Talangjiwa, Minggu (8/11/2020). foto: ist

BANGLI – Tebing di ruas jalan Banjar Selati, Desa Bunutin tembus Banjar Talangjiwa, Desa Demulih, Susut, Bangli longsor pada Sabtu (7/11/2020) siang. Longsoran tebing setinggi 10 meter ini nyaris menimpa pengendara motor yang melintas.

“Begitu pengendara itu lewat, tebing langsung ambrol hingga menutup badan jalan,” ujar Ngakan Bagia (44), warga Selat, Desa Samplangan, Gianyar, saat ditemui di lokasi, Minggu (8/11/2020).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, saat itu dia tengah melintas tidak jauh dari lokasi longsor. Dia mendengar suara gemuruh, dan ternyata berasal dari tebing yang runtuh. Material tanah dan pepohonan langsung menutup seluruh jalan.

Untuk mobil dan sepeda motor sama sekali tidak bisa lewat, sedangkan pejalan kaki bisa lewat meski harus berhati-hati karena lokasi jalan licin. Proses evakuasi material longsor masih menunggu alat berat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun lahan yang longsor itu merupakan persawahan milik Ida I Dewa Made Oka Yadnya dari Dadia Puri Bunutin, Desa Bunutin. Yadnya mengatakan, kondisi tanahnya labil dan berujung longsor.

Dia tahu lahannya longsor saat hendak ke sawah, karena dari kejauhan terlihat tumpukan tanah dengan pohon albesia dan pohon kelapa menutup jalan raya. Musibah itu lalu dilaporkan ke aparat desa.

Baca juga :  Pasien Covid-19 Meninggal kembali Melonjak di Bali, Sehari 6 Orang Tutup Usia

Kepala Desa Bunutin, Ketut Librata Jaya, membenarkan adanya musibah tersebut. Dia berkata berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli dan PLN untuk evakuasi material longsor, karena akses itu ramai dilalui pemakai jalan.

“Di dekat lokasi longsor juga ada sumber air yang dimanfaatkan warga untuk mencuci dan memenuhi kebutuhan air bersih,” jelasnya.

Kalak BPBD Bangli, I Ketut Gede Wiredana, di kesempatan terpisah menyebut jajarannya sempat melakukan evakuasi tak lama setelah kejadian dengan menggunakan alat berat Dinas PU. Namun, upaya itu belum berhasil akibat jalannya licin. Minggu (8/11/2020) pekerjaan itu baru bisa dituntaskan dengan dibantu mobil tangki air untuk membersihkan jalan yang licin agar alat berat bisa lancar.    

Pantauan di lokasi, petugas BPBD kerja keras mengevakuasi longsoran pohon yang tumbang dengan menggunakan gergaji mesin. Sementara untuk material tanah lebih dulu dibersihkan, sehingga bisa dilewati. 028

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.