Nasdem Beri Sinyal Lanjutkan Duet Zul-Rohmi, Dinilai Kompak dan Harmonis

  • Whatsapp
SEKJEN Partai Nasdem, Johnny G. Plate saat, bersama Gubernur Zulkieflimansyah dan Wagub Sitti Rohmi Djalilah, Sabtu (30/10/2021). Foto: rul

MATARAM – Partai Nasdem masih membuka peluang melanjutkan duet kepemimpinan Gubernur Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur Sitti Rohmi Djalilah pada Pilkada NTB 2024 mendatang.

Harmonisnya hubungan duet Zul-Rohmi itu sampai kini menjadi dasar penguat untuk menyambung kerjasama mereka untuk kepemimpinan berikutnya.

Bacaan Lainnya

“Posisi Pak Gubernur dan Kakak Rohmi Djalilah yang akan dilantik sebagai Ketua DPW Partai Nasdem NTB, kami pantau sangat baik-baik saja. Komunikasi keduanya sangat baik. Duet kepala daerah ini kompak membangun NTB, jadi, sayang jika nggak dilanjutkan,” cetus Sekjen Partai Nasdem, Johnny G. Plate, kepada media, Sabtu (30/10/2021).

Sinyal dukungan untuk Zul-Rohmi itu sebelumnya diungkapkan Johnny juga saat menghadiri Kongres VI IJTI di kawasan Pantai Senggigi, Lombok Barat, Jumat (29/10/2021) sore. Meski asal NTT, tapi karena ada darah Bima (NTB), dia mendaku biasa berbahasa Bima dengan Gubernur Zulkieflimansyah.

Saat sama-sama menjadi anggota DPR RI, keduanya juga ngobrol dengan bahasa Bima, bahkan berlogat Sumbawa. “Tapi kalau bahasa Lombok saya belum bisa. Nah, karena Kakak Rohmi dari Lombok, jadi tolong saya diajari supaya nyambung komunikasi, plus juga agar pemerintahan ini bisa lanjut ke depan,” kelakar Jhonny dalam sambutannya sebagai Menkominfo pada acara IJTI tersebut.

Baca juga :  Pasien Positif Covid-19 di Bali Bertambah Jadi 9 Orang

Terkait Pilpres 2024, Johnny berkata saat ini wacana 2024 masih menjadi perbincangan internal partai. Nasdem, jelasnya, menggagas konvensi capres bersama mitra partai koalisi. Konvensi itu yang sekarang masih jadi pembahasan di level pimpinan partai politik.

Munculnya nama-nama calon presiden yang bakal diusung Nasdem dari opini publik, ucapnya, tetap dihormati. Hanya, dia belum mau berkomentar banyak. “Di luar konteks konvensi capres, belum saatnya untuk dikomentari karena akan sangat spekulatif. Kami menghormati semua hak politik calon pemimpin negara, dan tidak ingin berspekulasi atas hal tersebut,” tegasnya.

Dia menambahkan, saat ini Nasdem tengah menjaga dan menghormati peran partai politik dari calon pemimpin nasional pilihan rakyat. “Kami menjaga integritas calon kandidat konvensi, dan menghormati peran politik calon-calon pemimpin nasional,” tandas Johnny. rul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.