MATARAM – 22.452 unit kamar penginapan mulai dipersiapkan Dinas Pariwisata NTB untuk menampung penonton MotoGP di Sirkuit Mandalika pada 18-20 Maret 2022. Nantinya, 22.452 unit kamar tersebut terdiri dari hotel berbintang, hotel melati, homestay, bungalow, vila, camping ground dan sarana hunian pariwisata (Sarhunta).
‘’Dari hasil pendataan yang kita lakukan jumlahnya mencapai 22.452 unit. Di mana, lokasi kamar penginapan tersebut tersebar di sejumlah wilayah. Yakni, di Pulau Lombok, dan Pulau Sumbawa,’’ ujar Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi, Selasa (1/2/2022).
Ia merinci, untuk di Pulau Lombok sekitar 17 ribuan unit. Sementara, di Pulau Sumbawa mencapai sekitar dua ribuan unit. di Pulau Lombok, lokasi penginapan terletak di kawasan Mandalika, Selong Belanak, serta di Kota Praya di Kabupaten Lombok Tengah. Selanjutnya Kota Mataram, Lombok Barat, seperti kawasan wisata Senggigi, Narmada, Lingsar, dan Sekotong.
Berikutnya, di Kabupaten Lombok Timur mulai dari Jerowaru, Tetebatu hingga Sembalun di kawasan Rinjani. Kabupaten Lombok Utara mulai dari Pemenang, Tanjung, Tiga Gili (Trawangan, Air dan Meno) hingga Senaru di Bayan.
‘’Namun untuk hotel berbintang memang rata-rata sudah full booking, tetapi di beberapa tempat seperti di tiga Gili di KLU masih bisa dipergunakan, karena masih ada sisa 6.000 kamar,’’ kata Yusron.
Terkait untuk homestay, camping ground, dan sarhunta, pihaknya menggandeng sejumlah asosiasi wisata untuk penjualan dan promosi agar paket penginapan menjadi meluas dan menarik. Asosiasi itu antara lain, Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata atau Asita, Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (Asppi), Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo), dan Ikatan Pramuwisata Indonesia (IPI). Termasuk, platform akomodasi perjalanan RedDoorz.
‘’Kalau homestay, camping ground, dan sarhunta ini, kita tawarkan di desa-desa wisata. Para tamu bisa menikmati sejumlah fasilitas yang ditawarkan mulai kamar tidur, dapur, kamar mandi, kipas angin, AC dan kulkas,’’ jelas Yusron.
Yusron menambahkan, jumlah tersebut masih kurang mengingat kuota penonton yang sudah diputuskan pemerintah mencapai 100 ribu orang. Namun dirinya optimistis akomodasi untuk MotoGP bisa tercukupi.
Apalagi Kementerian Perhubungan sudah menyetujui untuk memanfaatkan kapal pesiar sebagai hotel terapung yang dihadirkan di Pelabuhan Gili Mas, Lombok Barat. ‘’Yang jelas, kami masih membuka diri pada masyarakat yang ingin menyewakan vila-vila miliknya untuk bisa kita bantu fasilitasi sebagai tempat penginapan bagi para tamu yang akan menonton MotoGP Mandalika ke depannya,’’ tandas Yusron Hadi. rul
























