Gubernur NTB Surati Pemda Agar Sediakan Lapak UMKM Lokal Saat MotoGP 2022

GUBERNUR NTB, Zulkiefimansyah (dua kiri), saat menerima kunjungan Bupati Kabupaten Sri Juniarsih (dua kanan) dan Sekda Berau di ruang kerjanya. Foto: rul
GUBERNUR NTB, Zulkiefimansyah (dua kiri), saat menerima kunjungan Bupati Kabupaten Sri Juniarsih (dua kanan) dan Sekda Berau di ruang kerjanya. Foto: rul

MATARAM  –  Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, menyurati pemda kabupaten/kota di NTB untuk menyediakan lapak lebih bagi UMKM lokal NTB tampil di event MotoGP 2022.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM NTB, Ahmad Masyhuri, membenarkan adanya surat Gubernur pada Bupati dan Wali Kota di NTB terkait kesediaan lapak UMKM untuk MotoGP Mandalika. Menurut dia, surat Gubernur tersebut sangat efektif.

Bacaan Lainnya

Sebab, Pemkab Lombok Barat sudah berjanji akan siap menyiapkan lapak pada UMKM mereka untuk tampil di arena MotoGP Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, pada 18-20 Maret 2022.

‘’Alhamdulillah, surat dari Pak Gubernur sudah mulai dijawab para Bupati dan Wali Kota. Dan, surat penyediaan lapak ini, sudah mulai  dijalankan oleh Pemda Lombok Barat,’’ kata Masyhuri, Selasa (1/2/2022).

Menurut dia, untuk di Kabupaten Lombok Barat, para UMKM akan diperkenankan membuka lapak di Pelabuhan Lembar dan Pelabuhan Gili Mas, Lombok Barat. Demikian juga dengan Pemda Lombok Tengah selaku tuan rumah utama penyelenggaraan MotoGP Mandalika. Para pedagang di sekitar Sirkuit Mandalika akan dibuatkan fasilitas yang representatif.

‘’Dengan pemberian fasilitas itu, diharapkan para pedagang enggak lagi berjualan secara liar yang dapat mengganggu para wisatawan yang akan menonton perhelatan MotoGP Mandalika,’’ ujar Masyhuri.

Saat ini, pihaknya tengah intensif melakukan koordinasi lanjutan terkait kurasi UMKM agar bisa berjualan di dalam areal Sirkuit Mandalika. UMKM-UMKM yang dapat berjualan saat gelaran MotoGP Mandalika 2022, serta kejelasan UMKM tentang berbagai aspek, tentunya akan dilakukan proses seleksi dengan melibatkan pihak ITDC.

‘’Pastinya, UMKM yang dapat berjualan di dalam Sirkuit Mandalika, sesuai protap mereka harus menjalani tes swab sebelum masuk area dan telah divaksin lengkap. Nah, sampai sekarang proses kurasi masih berjalan,’’ tandas Ahmad Masyhuri. rul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses