BANGLI – Bencana alam kembali hadir di wilayah Bangli, Minggu (5/2/2023) tengah malam. Sejumlah pohon tumbang sampai menimbulkan kerusakan, dan tanah longsor juga kembali terjadi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, di Desa Tiga, Kecamatan Susut, pohon perindang jalan tumbang di jalur jalan Bangli-Kayuambua, tepatnya di utara SPBE Desa Tiga. Senin (6/2/2023) pohon pule tumbang menimpa bangunan palinggih Pura Puseh Buungan, Desa Tiga. Berhubung ada tradisi Nyepi Desa oleh krama Desa Adat Buungan, evakuasi pohon akan dilaksanakan setelah 13 Februari 2023. Demikian diutarakan Kepala Pelaksana BPBD dan Damkar Bangli, I Wayan Wardana, Senin (6/2/2023).
Dia melanjutkan, di Banjar Pekuwon, Kelurahan Cempaga, Kecamatan Bangli pohon mahoni tumbang menimpa kandang ayam. Di Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku terjadi pohon tumbang di bawah Pasar Yangapi. Karena melintang di jalan, mandor jalan PU Provinsi bersama TNI/Polri bergotong royong menyirkirkan material dari jalan.
Di Desa Songan, Kecamatan Kintamani terjadi tanah longsor yang menghalangi badan jalan di Banjar Ulundanu. Selain menutupi jalan, material longsor yang terdiri dari batuan juga menghantam dan merusak bangunan rumah warga. Masih di Kecamatan Kintamani, pohon tumbang di Banjar Peselatan, di jalan jurusan Suter menuju Karangasem sampai menutup akses jalan sehingga tidak dapat dilintasi untuk sementara.
Meski tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut, dia mengimbau masyarakat sekitar tempat kejadian lebih waspada dengan cuaca yang ekstrem. Mereka diminta waspada potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang. “Pastikan memperoleh perkembangan informasi terkait peringatan dini cuaca dari BMKG, dan informasi mengenai penanggulangan bencana dari BNPB, BPBD, TNI, Polri dan lintas instansi lainnya,” pesan Wardana. gia
























