Lagi, Rekanan Kembalikan Dana ke Penyidik Kejari Buleleng

  • Whatsapp
Ilustrasi. Foto: net
Ilustrasi. Foto: net

BULELENG – Sedikit demi sedikit, beberapa oknum yang diduga kecipratan dana hibah Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Pariwisata yang dikelola Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng mengembalikan uang ke penyidik Kejaksaan Negeri Kejari (Buleleng).

Terbaru pada Jumat (19/2/2021), salah satu penyedia jasa telekomunikasi yang menjadi rekanan pada program Buleleng Explore, mengembalikan dana tersebut.

Bacaan Lainnya

Kasi Intel Kejari Buleleng, AA Ngurah Jayalantara, mengatakan, besaran dana yang dikembalikan oleh pihak rekanan dari penyedia jasa telekomunikasi yakni Rp9,7 juta.

“Hari ini (kemarin) kami lagi menerima pengembalian dana dugaan penyelewengan dana hibah PEN yang diserahkan dari pihak rekanan,” kata Jayalantara.

Uang yang dikembalikan oleh pihak rekanan jasa telekomunikasi itu sudah disisihkan oleh rekanan. Mengingat, dana itu belum sempat diambil oleh pejabat Dispar yang kini menjadi tersangka. Dengan adanya penambahan pengembalian dana, kini total jumlah dana yang berhasil disita dari hasil penyimpangan dana hibah PEN sebesar Rp520.760.900.

Dana sebesar Rp520 juta lebih itu diamankan sebagai barang bukti atas kasus dugaan korupsi penyimpangan dana hibah PEN Pariwisata yang menyeret 8 pejabat di lingkup Dispar Buleleng yang kini menjadi tersangka dan 7 orang tersangka sudah dilakukan penahanan.

“Kami masih tetap menunggu dan mengingatkan bagi rekan-rekan yang merasa menerima aliran dana hibah PEN dari Dispar agar segera mengembalikan ke pihak penyidik,” pungkas Jayalantara yang juga selaku Humas Kejari Buleleng ini.

Baca juga :  Tekan Penularan Covid-19, Seluruh Provinsi Diminta Evaluasi Menyeluruh

Sebelumnya penyidik Kejari Buleleng juga telah menerima pengembalian dana dari 3 orang staf masing-masing yakni Rp1 juta, Rp500 ribu, Rp500 ribu dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Buleleng.

Ada juga dari staf Dispar Buleleng mengembalikan uang sebesar Rp1,25 juta, dari rekanan sebesar Rp6,9 juta dan Rp2,4 juta. Dua instansi lain di lingkup Pemkab Buleleng yang diduga ikut menerima aliran dana hibah PEN Pariwisata, hingga kini masih belum melakukan pengembalian dana. rik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.