TABANAN – KUD Pejaten di Desa Pejaten, Kecamatan Kediri, dibobol maling, Sabtu (2/7/2022). Pelaku menggasak uang tunai Rp22 juta dan 74 slop rokok berbagai merk, sehingga menimbulkan kerugian sekitar Rp42 juta.
Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, pelaku diduga masuk ke gedung dengan cara memanjat tembok dan menjebol genteng, kemudian merusak plafon atap. “Saat ini kami masih melakukan penyelidikan. Bila sudah terungkap, segera saya informasikan,” ujar Kapolsek Kediri, Kompol Kadek Ardika, Minggu (3/7/2022).
Peristiwa itu diketahui pada Sabtu (2/7/2022) sekitar pukul 08.50. Karyawan KUD, Ni Putu Leni Liana Watu, yang pertama mengetahui adanya pembobolan tempat kerjanya itu. Dia berkata, saat membuka pintu, dia melihat sejumlah korek gas berserakan di atas meja.
“Kemudian saya lihat laci tempat menaruh uang dalam keadaan terbuka, dan uang tunai Rp22 juta hilang. Saya lalu melihat ke arah plafon yang jebol, dan menelepon manajer,” ujar Leni.
Manajer KUD, Iswari Furandani (23), begitu dikabari tentang kejadian tersebut, bergegas ke KUD Pejaten. “Setiba di lokasi, memang benar telah terjadi peristiwa kemalingan itu,” sebutnya, dan kemudian melapor ke Polsek Kediri.
Berdasarkan hasil olah TKP, pelaku masuk dengan memanjat tembok di utara KUD tersebut, dan masuk dari atas genteng, serta menjebol plafon untuk mencapai de dalam ruang koperasi. Uang tunai Rp22 juta dari dalam laci meja digasak, dan 74 slop rokok berbagai merk senilai Rp20 juta juga diangkut. gap
























