Komisi 4 DPRD Gianyar Monev TPS3R di Desa Taro

KOMISI 4 DPRD Gianyar saat monitoring dan evaluasi (monev) di TPS3R di Desa Taro. Foto: adi
KOMISI 4 DPRD Gianyar saat monitoring dan evaluasi (monev) di TPS3R di Desa Taro. Foto: adi

GIANYAR – Komisi 4 DPRD Gianyar melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pengelolaan sampah berbasis sumber melalui penerapan prinsip 3R di TPS3R Desa Taro; dan pelayanan retribusi tempat rekreasi di Taman Gajah di Desa Taro, Tegallalang, Senin (7/12/2020).

Ketua Komisi 4 DPRD Gianyar, Ni Made Ratnadi, mengatakan, sesuai dengan hasil monev, legislatif menilai pengolahan sampah TPS3R di Taro berjalan baik. “Kami lihat pengolahan sampah di Taro secara umum sudah bagus sebagai pilot project (proyek percontohan). Sampah dari sumbernya kami lihat hampir 80 persen sudah terpilah,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Hanya, menurut politisi PDIP itu, di Desa Taro dengan volume sampah yang lumayan besar, perlu ditambah satu lagi alat pencacah sampah. Selain itu, sebutnya, tenaga pemilah sampahnya juga perlu dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) yang lengkap. “Kami lihat mereka berpotensi terjangkit penyakit, karena bersentuhan langsung dengan sampah yang tentu banyak mengandung bakteri,” ulasnya.

Komisi 4 DPRD Gianyar, sambungnya, sangat mengapresiasi kebijakan Bupati Gianyar, Made Mahayastra, yang peduli dengan lingkungan. Hal itu terbukti dari dibangunnya 6 TPS3R di Gianyar. Pemkab disebut akan membangun lagi untuk seluruh desa yang ada di Gianyar. “Nantinya semua desa memiliki TPS3R,” pungkasnya. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses