KBST 2024: Enam Cabor Sudah Berlangsung Sukses, KONI Badung Puas

KETUA Umum KONI Badung Made Nariana (kiri) bersama Sekretaris Umum, Made Sutama. foto: dok

POSMERDEKA.COM, MANGUPURA – Enam dari 10 Cabang Olahraga (Cabor) yang dipertandingkan dalam KONI Badung Sport Tourism (KBST) tahun 2024, sudah merampungkan pertandingannya. Keenam cabor tersebut adalah Cricket, Kabaddi, Bridge, Catur, Muaythai Indonesia dan Selancar Ombak.

Ketika ditanya kesannya, Ketua Umum (Ketum) KONI Badung Made Nariana, didampingi Sekretaris Umum Made Sutama menyatakan, sangat puas dan sukses terhadap pelaksanaan KBST itu.

Bacaan Lainnya

Diakui Nariana, hanya cabor Muaythai yang pesertanya tidak mencapai target (300 orang), tetapi pelaksanaannya menurut Nariana cukup baik. Menurutnya, banyak atlet luar Bali dan asing ikut, sekalipun disesalkan atlet asal Bali sendiri justru banyak tidak tampil, termasuk atlet yang akan dikirim ke PON.

Di samping itu Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PB MI) yang diwakili Wakil Ketua Umum Bidang Binpres Opneil Untung, menyatakan puas, dan ia minta KBST diteruskan di masa mendatang.

“PB MI mengharapkan koordinasi dan komunikasi panitia di tahun mendatang diintensipkan ke PB, sehingga PB MI dapat memerintahkan seluruh atlet Muaythai di Indonesia dapat ke Bali sukseskan KBST. Bahkan PB juga dapat mengundang atlet MI dari Luar Negeri,” kata Opneil Untung kepada Ketum KONI Badung.

Nariana mengatakan, KBST 2024 kini tinggal menyisakan 4 cabor lagi yakni Bola Basket 3×3, Taekondow, Selam dan Karate. Sesuai agenda, basket 3×3 dan taekwondo akan digelar akhir Juli ini. Sementara Karate akan dilaksanakan Oktober usai PON 2024, sebab kalender kegiatan karate sangat padat dan sudah tersusun setahun sebelumnya.

Nariana juga kembali menekankan, bahwa tujuan KBST, pertama; membantu pemerintah mendatangkan turis olahraga dan kedua; meningkatkan prestasi atlet Badung dan Bali pada umumnya. Atlet Bali dan Badung dari 10 cabor tersebut dapat melakukan try in di rumah sendiri, dan bertemu atlet PON luar Bali serta atlet luar negeri.

“Pertemuan seperti ini tidak banyak. Sangat langka sehingga manfaatnya sangat besar bagi pembinaan atlet-atlet kita di Bali. Jangan dianggap sekadar main-main, sebab olahraga bagi masyarakat merupakan investasi manusia dalam jangka Panjang,” tegas Nariana, seraya menambahkan, Pemkab Badung sangat dihargai sebab menaruh perhatian terhadap olahraga masyarakatnya, sehingga menyiapkan dana untuk KBST tersebut.

Sekretaris Umum KONI Badung Made Sutama menambahkan, KONI Badung akan terus meningkatkan kualitas KBST di masa mendatang. Jika sarana prasarana olahraga di Badung kelak semakin lengkap, maka KBST akan terus dijalankan lebih banyak lagi, sehingga menjadi kalender kegiatan Pengurus Besar/Pengurus Pusat Cabor terkait.

Sutama mengungkapkan cabor POSSI (selam) – sudah menjadikan KBST sebagai kalender tahunan mereka sehingga atletnya dari seluruh Indonesia wajib ke Bali mengikuti KBST tersebut. Kabaddi juga demikian, malah atlet 7 negara kali ini ramai-ramai ke Bali mensuskseskan KBST.

“Kalau banyak cabor seperti itu, betapa ramainya turis olahraga ke Bali khusus dari kegiatan olahraga. Ini menyangkut tambahan pendapatan PHR kita nanti,” kata Sutama, yang mantan Kepala Bapenda Badung.

Ia membenarkan olahraga sangat potensial menjadi bagian dari kemajuan pariwisata di masa depan. ”Selain berwisata masyarakat dapat meningkatkan karakternya yang positif dalam membangun manusia seutuhnya,” pungkas Sutama. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses