BANGLI – Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bangli sejak beberapa hari belakangan menunjukan tren menurun. Kondisi itu berimbas kepada tingkat hunian lokasi isolasi terpusat (isoter) di Kabupaten Bangli.
Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa, Minggu (26/9/2021) mengakui menurunnya penambahasan kasus positif di Bangli belakagan ini. “Kasus positif belakangan tidak terlalu siginifikan. Mudah-mudahan tren ini terus terjadi,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan, landainya angkas kasus positif juga berimbas terhadap turunnya tingkat hunian lokasi isoter. Dia menyebutkan, isoter di Balai Diklat RSJ Provinsi Bali di Bangli saat ini hanya dihuni 13 orang dari kapasitas 112 tempat tidur. Secara keseluruhan lokasi isoter di sejumlah lokasi per Sabtu (25/9/2021) hanya terisi 106 orang.
Dirgayusa kemudian menyebutkan, sesuai data Sabtu (25/9/2021), jumlah kasus positif di Bangli secara kumulatif 5.016 orang, yang masih dirawat sebanyak 139 orang, sembuh sebanyak 4.646 orang, dan meninggal 231 orang.
Meski kasus positif melandai, Polres Bangli masih tetap melaksanakan pengamanan isoter pasien Covid-19 di gedung Diklat RSJ Provinsi Bali. Anggota Polsek Bangli yang melaksanakan pengamanan di lokasi ini dipimpin Padal Ipda I Nyoman Wina, bersinergi dengan Kodim 1626/Bangli serta instansi terkait.
“Kami tetap lakukan pengamanan untuk memastikan situasi aman dan kondusif, serta memberi rasa aman kepada tenaga kesehatan maupun masyarakat yang melaksanakan isolasi,” ucapnya. gia
























