Kasus Penusukan Terjadi Saat Hari Kemerdekaan

  • Whatsapp
Foto: lokasi pesta miras POLISI mendatangi lokasi beberapa orang kumpul pesta miras yang menjadi lokasi penusukan di Desa Pelapuan, Buleleng. Foto: ist
Foto: lokasi pesta miras POLISI mendatangi lokasi beberapa orang kumpul pesta miras yang menjadi lokasi penusukan di Desa Pelapuan, Buleleng. Foto: ist

BULELENG – Peristiwa berdarah terjadi di Desa Pelapuan, Kecamatan Busungbiu, Buleleng tepat di HUTke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8). Seorang warga bernama Doa Krisnawan (37) menjadi korban penganiayaan dengan cara ditusuk yang dilakukan oleh Made Sudana (42) yang masih satu desa itu. Masih belum diketahui motif aksi penusukan tersebut.

Menurut informasi yang telah dihimpun menyebutkan, peristiwa penusukan ini terjadi sekitar pukul 17.50 Wita di Banjar Dinas Satria, Desa Pelapuan. Saat itu, korban Doa melintas di depan balai banjar dengan mengendarai sepeda motor membonceng Ketut Sukralila. Kebetulan ketika itu di balai banjar tersebut beberapa orang berkumpul sambil pesta minuman keras (miras).

Bacaan Lainnya

Beberapa orang yang berkumpul itu sudah dalam kondisi terpengaruh alkohol. Tiba-tiba, salah satu di antaranya menyetop sepeda motor yang dikendarai Doa. Korban melihat pelaku Sudana langsung memukul Sukralila yang posisinya masih berboncengan dengan korban.Doa yang sama-sama dari Banjar Dinas Pelapuan ini langsung menanyakan maksud pelaku memukul Sukralila. Tanpa pikir panjang, pelaku langsung menusuk korban dengan menggunakan gunting yang mengenai dada sebelah kanan.

Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya, mengatakan, pelaku penganiayaan yakni Sudana sudah diamankan polisi untuk menjalani proses pemeriksaan polisi. “Kini pelaku sudah diamankan termasuk barang bukti gunting yang digunakan untuk menusuk korban,” katanya, Selasa (18/8).

Baca juga :  Jaya Negara Harapkan Adat dan Budaya Bali Sebagai Landasan Pembangunan

Sumarjaya menerangkan, usai ditusuk korban Doa sempat mendapatkan perawatan medis, dan sekarang korban sudah berada di rumah. Polisi masih mendalami motif aksi penusukan tersebut. “Motifnya masih didalami,” ujarnya. 018

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.