Kantor UDD PMI Tabanan Pindah ke RS Nyitdah

  • Whatsapp
RAPAT rutin di Kantor PMI Tabanan di Nyitdah, Selasa (14/12/2021) dipimpin Ketua PMI Kabupaten Tabanan, I Made Edi Wirawan. Foto: ist

TABANAN – Ketua PMI Kabupaten Tabanan, I Made Edi Wirawan, dalam rapat rutin di Kantor PMI Tabanan di Nyitdah, Selasa (14/12/2021), juga membahas rencana persiapan pindah kantor Unit Donor Darah (UDD) dari BRSU Tabanan ke Markas PMI RS Nyitdah. Pindah kantor itu akan dilaksanakan pada 18 Desember 2021.

Dalam pertemuan tersebut juga membahas tentang rencana pemelaspasan penunggun karang dan gudang logistik, yang prosesnya akan dimulai pada 16-18 Desember 2021.

Bacaan Lainnya

Hal lain yang juga dibahas terkait kepengurusan PMI PAW dari Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan, serta rapat mengenai kerja sama RS Nyitdah dan RS Tabanan, berikut anggaran dana yang terkumpul dan dibutuhkan untuk pelaksanaan program PMI.

Edi Wirawan yang juga Wabup Tabanan itu, menyatakan senantiasa mendukung persiapan pelaksanaan rentetan kegiatan selanjutnya agar berjalan lancar.

“Untuk pemindahan kantor pada 18 Desember mendatang, semoga bisa dilakukan dan berjalan dengan baik, tentu dengan tuntunan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sehingga bisa mendapatkan taksu pergerakan ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Sekretaris PMI Tabanan, Dewa Wartika, menyampaikan progres kesiapan perpindahan yang berlangsung beberapa hari mendatang. Juga melaporkan kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan PMI Tabanan selama 2021.

Baca juga :  Ada Perbedaan Tajam Antara Desa Adat dan Dinas, BPD Usul Kenaikan Tunjangan

Terkait pengaruh Covid-19 terhadap anggaran yang dialokasikan Pemkab Tabanan terhadap PMI Tabanan, dikatakan terdapat penurunan, yang menyebabkan pelayanan PMI kurang optimal dalam menjalankan tugas.

Dengan permasalahan Covid-19 yang melanda, meskipun kasus sudah melandai di Tabanan, namun Edi menegaskan kepada masyarakat di seluruh lapisan untuk tetap waspada dan menerapkan prokes ketat.

“Menjelang Nataru, sudah banyak wisatawan terlihat di Bali. Tapi kita harus tetap waspada. Semoga pariwisata bisa segera kembali membaik,” harapnya. gap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.