Juara Puja Tri Sandya-Panca Sembah Disiapkan Kursi di SPMB SMPN 2025

PELAKSANAAN lomba melantunkan Puja Tri Sandya dan Panca Sembah yang diselenggarakan oleh Parisada Hindu Dharma Indonesia Kota Denpasar pada Februari 2025. Pada SPMB SMP negeri tahun ajaran 2025/2026 disediakan pagu 1 persen untuk prestasi Puja Tri Sandya dan Panca Sembah. Foto: tra
PELAKSANAAN lomba melantunkan Puja Tri Sandya dan Panca Sembah yang diselenggarakan oleh Parisada Hindu Dharma Indonesia Kota Denpasar pada Februari 2025. Pada SPMB SMP negeri tahun ajaran 2025/2026 disediakan pagu 1 persen untuk prestasi Puja Tri Sandya dan Panca Sembah. Foto: tra

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Jalur prestasi merupakan salah satu dari empat jalur pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026 Kota Denpasar, yaitu jalur domisili, jalur afirmasi, dan mutasi. Jalur prestasi dibuka untuk menghargai murid lulusan SD di Kota Denpasar dan memiliki Kartu Keluarga Kota Denpasar, atau lulusan SD Kota Denpasar dan memiliki Kartu Keluarga (KK) luar Kota Denpasar, yang memiliki prestasi.

Total kuota yang dibuka untuk SMP negeri jalur prestasi sebesar 32 persen dari total keseluruhan kuota PPDB. Kuota ini dibagi menjadi dua, yakni kuota jalur prestasi akademik sebesar 6 persen, dan nonakademik sebesar 26 persen.

Bacaan Lainnya

‘’Dari 26 persen jalur prestasi non akademik yang dibuka, disediakan pagu 1 persen untuk prestasi Puja Tri Sandya dan Panca Sembah,’’ kata Ketua Panitia SPMB Disdikpora Kota Denpasar, Ngakan Made Samudra, Rabu (7/5/2025).

Ia menyampaikan, persyaratan calon murid mengikuti jalur prestasi non akademik Puja Tri Sandya dan Panca Sembah, wajib memiliki ijazah atau Surat Keterangan Lulus Sekolah Dasar atau Kesetaraan yang dikeluarkan oleh sekolah di Kota Denpasar. Memiliki Surat Keterangan Hasil Belajar yang dikeluarkan oleh sekolah di Kota Denpasar. Kartu Keluarga dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota setempat yang diterbitkan paling singkat 1 Juni 2024.

‘’Terpenting memiliki sertifikat atau piagam juara lomba melantunkan Puja Tri Sandya dan Panca Sembah tingkat Kota Denpasar yang diterbitkan tahun 2024 dan/atau 2025 oleh Parisada Hindu Dharma Indonesia Kota Denpasar,’’ jelasnya.

Dalam mekanisme seleksinya, kata Ngakan Samudra, calon murid wajib melakukan pendaftaran daring secara mandiri. Seleksi jalur prestasi kategori non akademik Puja Tri Sandya dan Panca Sembah berdasarkan basis data Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar. Calon murid hanya boleh memilih satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri dari 17 SMP negeri yang ada di Kota Denpasar.

‘’Jika calon murid tidak lolos pada jalur prestasi, maka calon murid dapat mendaftar kembali pada jalur domisili atau jalur afirmasi. Jika masih terdapat sisa daya tampung, maka kuota diisi oleh calon murid jalur domisili,’’ ujarnya.

Dihubungi terpisah, Ketua PHDI Kota Denpasar I Made Arka, menyampaikan apresiasi dimasukkannya kembali prestasi Puja Tri Sandya dan Panca Sembah pada SPMB SMP negeri tahun ajaran 2025/2026. Menurutnya, dari lomba yang digelar PHDI Kota Denpasar diharapkan akan semakin membuat para remaja Hindu dapat menghayati dan melaksanakan Puja Tri Sandya yang baik dan benar.

Made Arka juga menyebut, dengan rutin digelarnya lomba ini dan masuk dalam seleksi SPMB SMP negeri, generasi muda akan tetap berpegang teguh pada ajaran agama Hindu. Siswa dari tingkatan SD akan bisa lebih mengenal Hindu secara menyeluruh dan yakin terhadap Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Siswa juga bisa melantunkan mantram Tri Sandya sesuai yang telah ditetapkan dalam satuan tafsir PHDI Pusat tahun 1991.

“Lomba Puja Tri Sandya bukan hanya ajang kompetisi, tetapi diharapkan dapat menjadi sarana untuk membangun kebiasaan spiritual yang lebih kuat dalam kehidupan sehari-hari. Jika nilai-nilai keagamaan seperti ini terus diterapkan secara konsisten, akan semakin memperkokoh sradha bhakti generasi muda terhadap ajaran Hindu,” tegas Made Arka. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses