Inovatif, Pemilihan Ketua OSIS SMPN 14 Denpasar Gunakan Aplikasi E-Voting

PEMILIHAN ketua OSIS SMPN 14 Denpasar menggunakan aplikasi e-voting berbasis android. Foto: ist
PEMILIHAN ketua OSIS SMPN 14 Denpasar menggunakan aplikasi e-voting berbasis android. Foto: ist

DENPASAR – Pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), mungkin sudah tidak asing lagi di telinga para pelajar SMP/MTs hingga SMA/MA termasuk SMK. Pergantian periode OSIS biasanya satu tahun sekali dilaksanakan dengan metode pemilihan umum dan cara pengambilan suara dari seluruh siswa.

Pada umumnya pemilihan ketua OSIS menggunakan kertas tetapi kali ini SMPN 14 Denpasar berbeda. SMPN 14 Denpasar melaksanakan pemilu raya pemilihan Ketua OSIS menggunakan aplikasi e-voting berbasis android. Kegiatan ini sekaligus sebagai implementasi P5 dengan tema suara demokrasi. 

Bacaan Lainnya

Aplikasi pengambilan suara berbasis android, pemilih wajib mengantongi pin e-voting yang sudah disediakan oleh panitia pemilihan. Berikutnya, pemilih menuju TPS. Pemilih wajib melakukan scan kode batang e-voting dan memasukkan pin e-voting yang telah diperoleh dari panitia untuk bisa memilih  satu di antaranya dua calon Ketua OSIS lewat aplikasi.

Setelah selesai memilih sesuai hati nurani, pemilih wajib melakukan klik submit atau menyimpan. Pemilih yang sudah menggunakan hak pilihnya wajib menyelupkan jari kelingking pada tinta layaknya pada pemilu. 

‘’Meskipun hanya memilih ketua OSIS, panitia dan peserta tetap menjunjung tinggi asas pemilu yaitu luber dan jurdil. Kegiatan ini sangat baik memberikan pendidikan demokrasi dan pengetahuan sejak dini tentang tata cara pemilih bagi para siswa,’’ ujar Kepala SMPN 14 Denpasar, Ni Nengah Sujani, Jumat (9/12/2022).

Dengan menggunakan aplikasi dalam melaksanakan pemilihan ketua OSIS ini, selain memperlihatkan kreativitas siswa juga dengan berbagai keunggulan lainnya, seperti kemudahan teknis, tidak ada suara yang tidak sah (semua suara sah), penghitungan suara tidak memakan banyak waktu, menjadikan siswa penasaran dengan isi aplikasi sehingga siswa lebih semangat menuju tempat pemilihan suara untuk segera menggunakan hak pilihnya.

“Sudah seharusnya kita bisa memanfatkan teknologi harus memulai dan mengawalinya dengan kegiatan intra sekolah. Dengan memanfaatkan IT yang ada, penggunaan aplikasi pemilihan ketua OSIS hanyalah sebagian kecil dari pemanfaatan teknologi sesuai dengan perkembangan zaman,’’ kata Sujani yang juga Ketua MKKS SMP Kota Denpasar ini. 

Ia menambahkan, dengan menggunakan aplikasi  ini, pemilu tidak lagi membutuhkan biaya yang banyak. Dari segi model sendiri, pemilihan menggunakan cara baru ini akan menjadi pemicu untuk memanfaatkan IT yang benar, dengan akurasi validasi hasil yang sangat terjamin dan data yang akurat.

Sebelum pelaksanaan pemilihan, kegiatan pemilihan ketua OSIS diawali penjaringan calon, seleksi, debat kandidat, pemaparan visi misi dan proses pemilihan. Seluruh siswa juga begitu menikmati hal baru dalam pemilu Ketua OSIS ini dengan penuh semangat.  ‘’Saya mengakui ini sangatlah hebat karena baru SMPN 14 Denpasar melakukan pemilihan ketua OSIS menggunakan aplikasi,’’ kata Wahyu, salah seorang siswa SMPN 14 Denpasar.

Dari hasil pemilihan calon Ketua OSIS, Pande Made Kayla Mahesa Garwita memperoleh 626 suara (72,7 persen). Sementara calon lain atas nama Dewa Gede Panji Wiradharma memperoleh 235 suara (27,3 persen).  Penetapan Pande Made Kayla Mahesa Garwita sebagai ketua OSIS terpilih juga dilangsungkan lewat sidang istimewa.  Ketua OSIS terpilih berikut para pengurus OSIS, Jumat (9/12/2022) dilantik di Pondok Jaka Sangeh oleh Kepala SMPN 14 Denpasar, Ni Nengah Sujani. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses