DENPASAR – Setelah sukses melaksanakan Porprov Bali XV/2022 di cabor wushu, sekaligus menepis isu bagi-bagi medali pada even akbar dua tahunan di Bali itu, Ketua Umum (Ketum) Pengprov Wushu Indonesia (WI) Bali Agung Bagus Pratiksa Linggih mendapat kado istimewa dari Kejuaraan Dunia Wushu Junior (WJWC) 2022, yang masih berlangsung di ICE BSD, Tangerang, Banten.
Dalam kejuaraan dunia itu, satu-satunya wakil Bali di Timnas Wushu Indonesia, Anasera Zahraa Haryoso sukses menyabet medali emas, Kamis (8/12/2022). Atlet dari Pengkab WI Klungkung yang akrab disapa Rara itu, menjadi yang terbaik di nomor changquan kelompok junior C putri dengan mengantongi 9,136 poin, menyisihkan negara-negara kuat seperti China.
Pada nomor ini, Indonesia juga meraih perunggu melalui Billie Karina The dengan 9,076 poin. Sedangkan perak menjadi milik Hui En Tan dari Singapura dengan 9,038 poin.
”Tentu saya sangat bangga bisa menjadi bagian dari kemenangan Rara. Bakat, kerja keras Rara dan juga bimbingan dari pelatih beserta dukungan Pengkab WI Klungkung menjadi kunci kemenangan ini,” ujar Pratiksa Linggih, saat dikonfimarsi posmerdeka.com, Kamis (8/12/2022) malam.
Pratiksa Linggih yang baru sekitar 6 bulan dilantik menahkodai Pengprov WI Bali tepatnya pada 18 Juli 2022, juga menjamin potensi yang dimiliki Rara tidak terhambat dari sisi mana pun. ”Saya harapkan, sukses Rara menjadi juara dunia junior menjadi motivasi bagi atlet-atlet lainnya, sehingga muncul juara-juara dunia baru lagi dari Bali,” harapnya.
”Komitmen saya sebagai Ketum Pengprov WI Bali adalah untuk memastikan jalan adik-adik atlet terbuka seluas mungkin dengan menjunjung tinggi sportivitas. Kemenangan Rara di kejuaraan dunia junior, juga memberi semangat baru untuk teman-taman di Pengkab/Pengkot WI se-Bali untuk menghasilkan juara-juara baru,” pungkas Pratiksa Linggih.
Peluang Tambah Emas
Setelah sukses menyumbang medali emas ketujuh bagi tim Indonesia di nomor Taolu Changquan kelompok C putri, Rara berpeluang menambah medali emas karena ia akan kembali turun bertanding pada Jumat (9/12/2022) ini.
Rara yang bernaung di Sasana Vihara Dharma Ratna Klungkung ini akan bertanding di nomor senjata (qiangshu). ”Mudah-mudahan saja Rara bisa meraih emas keduanya di kejuaraan dunia ini,” harap Pembina Pengkab WI Klungkung, Eddy Kurniawan
Sejauh ini, Indonesia telah mengoleksi 7 emas, 2 perak, dan 2 perunggu. Hasil ini melampaui target yang dicanangkan Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) yakni enam emas.
Dengan 7 emas itu, Indonesia masih kokoh di puncak klasemen sementara perolehan medali. China membuntuti di posisi kedua dengan 6 emas dan 1 perunggu. Lalu Malaysia di posisi ketiga dengan 3 emas, 5 perak, dan 4 perunggu. yes
























