POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Indian Council for Cultural Relations (ICCR), New Delhi dan Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar (UHN IGB Sugriwa Denpasar) menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) pada Kamis (16/4/2024). Adapun MoU ditandatangani oleh Konsul Jenderal India di Bali, Dr. Shashank Vikram dan Rektor UHN IGB Sugriwa Denpasar, Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si.
Penandatanganan MoU dilaksanakan di kantor Konsulat Jenderal India, Bali di Denpasar dengan disaksikan para akademisi, perwakilan dari lembaga pemerintah, budayawan, personil media dan diaspora India di Bali. Dalam kesempatan tersebut Konsul Jenderal menyampaikan terima kasih kepada ICCR dan Rektor UHN IGB Sugriwa Denpasar yang telah mewujudkan terbentuknya kursi akademik ICCR.
Ia menyoroti peran bahasa Sanskerta terhadap perkembangan bahasa Bali, agama, seni, arsitektur, dan pandangan filosofis yang menandai adanya hubungan signifikan antara India dan Indonesia. Ia juga menyampaikan pesan ucapan selamat dari Duta Besar Sandeep Chakravorty.
Di sisi lain, Rektor UHN IGB Sugriwa Denpasar menyampaikan terima kasih kepada Konsulat Jenderal India Bali yang telah memfasilitasi pendirian kursi akademik ICCR karena akan bermanfaat bagi Universitas dalam usahanya ke depan. Lebih lanjut ia menyebutkan bahwa untuk meningkatkan pemahaman lintas budaya dan keunggulan akademik, program pertukaran pelajar dan pertukaran budaya antara universitas dan institusi pendidikan di India akan didorong.
Melalui MoU ini, kedua lembaga menjalin kerja sama dan memutuskan untuk memulai kursi akademik ICCR ini dari tahun 2024 hingga tahun 2029. Ini merupakan MoU pertama yang ditandatangani antara ICCR dan pihak UHN IGB Sugriwa Denpasar. Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar merupakan universitas Hindu negeri pertama dan satu-satunya di Indonesia yang memiliki berbagai program studi mulai dari bahasa, ilmu budaya dan sosial, serta pariwisata dan kewirausahaan.
Faktor kunci dalam penyelesaian perjanjian ini adalah dedikasinya terhadap studi, pengajaran, dan penelitian mata kuliah bahasa Sansekerta, Hindu, dan Kajian India. Kursi akademik ICCR untuk bahasa Sanskerta diharapkan tiba di Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar dalam waktu dekat untuk mengambil bagian dalam kelas pengajaran bahasa Sansekerta serta kegiatan lain seperti seminar, konferensi, pertemuan fakultas dll. ICCR telah mendirikan kursi akademik Kajian India sejak tahun 70-an di berbagai universitas di luar negeri dengan tujuan untuk membangkitkan minat terhadap India di kalangan mahasiswa asing serta menciptakan pemahaman yang lebih besar tentang India dan peradaban India di antara komunitas akademisi dan pakar global.
Pada kesempatan bersejarah ini, serangkaian acara kebudayaan dilanjutkan dengan partisipasi anggota Yayasan Dvipantara Samskrtam yang menampilkan lantunan mantra berbahasa Sanskerta yang menawan dan lagu berbahasa Sansekerta yang indah. Pertunjukan tari klasik India yang dibawakan oleh guru tari Odissi SVCC Bali turut meramaikan acara pada hari itu. Di akhir acara, Rektor dan para Guru Besar menyampaikan terima kasih kepada ICCR atas kesepakatan tersebut. Pada kesempatan prosesi penandatanganan MoU juga dibahas serangkaian kolaborasi yang akan datang dan program masa depan. rls/tra
























