Golkar Ingatkan Generasi Milenial Bercermin Kisah Abimanyu, DPD Badung Rajai Lomba Perangkat Upacara

  • Whatsapp
SUGAWA Korry memberi sambutan saat pembukaan lomba perangkat upacara di DPD Partai Golkar Bali, Sabtu (27/11/2021). Foto: hen
SUGAWA Korry memberi sambutan saat pembukaan lomba perangkat upacara di DPD Partai Golkar Bali, Sabtu (27/11/2021). Foto: hen

DENPASAR – Pupus sudah rasa pesimis Partai Golkar Bali dapat merebut perhatian generasi milenial, yang selama ini bergelayut di benak para petingginya. Semaraknya lomba perangkat upacara, dengan peserta para kaum muda dari semua DPD Partai Golkar kabupaten/kota seluruh Bali, di wantilan DPD Partai Golkar, Sabtu (27/11/2021) menjadi jawabnya. Dalam kegiatan ini, DPD Partai Golkar Badung merebut juara I, disusul Denpasar dan Buleleng.

“Latihan tim Denpasar dan Badung seperti saling intip, makanya latihan sampai malam. Yang dinilai adalah kolaborasi secara utuh perangkat upacara mulai MC sampai pembaca doa. Lomba ini untuk membangkitkan pemahaman generasi muda pentingnya perangkat upacara,” kata Ketua Panitia, IGA Putu Ardaba Kory.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Ketua DPD Partai Golkar Bali, I Nyoman Sugawa Korry, mengaku bangga kaum milenial ikut bergabung dalam acara partainya. Dia berujar hampir semua ketua DPD pesimis dapat merekrut milenial dalam acara Golkar. Dengan kerja keras dan kebersamaan, semua peserta lomba kaum milenial. Menurutnya, Golkar merasa wajib dan terpanggil sedini mungkin merangkul milenial, karena yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan adalah generasi muda.

“Ini artinya Golkar menatap masa depan, karena generasi muda sebagai pemilik sah bangsa ini berada di tengah-tengah Golkar. Terima kasih adik-adik semua,” pujinya.

Baca juga :  Kasus Corona Meningkat, Bupati Suwirta Ajak Masyarakat Disiplin Prokes

Pada kesempatan itu, Sugawa memberi pesan kepada generasi muda agar memiliki kemampuan memahami dan menyelesaikan masalah dengan menukil wiracarita Mahabharata. Abimanyu, putra Arjuna, dijadikan ilustrasi. Kata dia, saat remaja Abimanyu dididik orangtua mengenai strategi formasi perang Cakrabyuha yang diciptakan Rsi Drona. Namun, ketika diceritakan bagaimana cara keluar dari kepungan formasi Cakrabyuha setelah menembusnya, Abimanyu malah tertidur.  

Gegara tertidur itu, ketika perang Bharatayuda terjadi, Abimanyu yang hanya tahu cara membuka formasi Cakrabyuha, tidak tahu cara keluar dari kepungan. Ketidaktahuan itu membuatnya tidak bisa lolos saat dikeroyok para Kurawa. “Saya harap generasi muda Golkar loyal, belajar memahami serta mengatasi masalah. Jika hanya paham masalah tapi tidak tahu mengatasi, yaseperti Abimanyu itu,” pesan Wakil Ketua DPRD Bali tersebut.

Kepada jajaran kader, Sugawa mengingatkan jangan hanya dekat Pemilu mendekati rakyat. Mereka diinstruksi melakukan semua pembelaan kepada masyarakat, dan meski belum semua bisa diatasi, yang penting berbuat. Golkar juga membuat pelatihan untuk milenial seperti paralegal, petani muda dan lain-lain.

“Golkar dibangun untuk jawab masalah bangsa sejak kelahirannya tahun 1964. Golkar juga garda terdepan menjawab tantangan bangsa,” pungkasnya.

Dalam lomba tersebut, tim DPD Partai Golkar Badung menyabet juara I dan berhak atas hadiah piala dan uang pembinaan Rp10 juta. Juara 2 direbut Denpasar dengan hadiah uang pembinaan Rp7,5 juta, dan juara III diraih Buleleng dengan hadiah Rp5 juta. Untuk menggairahkan peserta, yang tidak mendapat juara tetap mendapat uang pembinaan Rp2,5 juta. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.