Made Urip Gaungkan Pemahaman 4 Pilar Kebangsaan, Beri Wadah Inspirasi bagi Generasi Muda

  • Whatsapp
ANGGOTA MPR RI, I Made Urip, saat sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan bersama kader PDIP se-Kecamatan Baturiti, Jumat (26/11/2021). Foto: ist
ANGGOTA MPR RI, I Made Urip, saat sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan bersama kader PDIP se-Kecamatan Baturiti, Jumat (26/11/2021). Foto: ist

TABANAN – Di sela-sela sosialisasi bantuan infrastruktur hijau instalasi pengolahan air limbah domestik di Bali, anggota DPR RI Dapil Bali yang anggota MPR RI, I Made Urip, menggaungkan kembali pemahaman 4 Pilar Kebangsaan di Tabanan, Jumat (26/11/2021). Sosialisasi dijalankan bersama Dirjen KLHK, Luckmi Purwandari; dan Plt. Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Bali-Nusra, Ni Nyoman Santi. Kehadiran Urip juga didampingi anggota Fraksi PDIP DPRD Tabanan, I Gede Oka Winaya, untuk membahas dan memberi solusi pencegahan pencemaran lingkungan serta penanganan sampah domestik.

Saat sosialisasi, para peserta terlihat antusias, karena banyak yang belum mengerti arti pentingnya pemahaman 4 Pilar Kebangsaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Winaya yang juga Sekretaris PAC PDIP Marga berkata, sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan oleh Urip sangat menginspirasi dan bermanfaat bagi masyarakat, termasuk kader serta struktural partai selama ini. “Sosialisasi 4 Pilar dari Pak Urip sangat membantu memperkokoh pemahaman kita. Ini bukti dari kiprah Pak Made Urip yang sangat berperan dan selalu mensuport masyarakat,” katanya.

Bacaan Lainnya

Selaku pengusaha muda di Desa Tua, Marga, Tabanan, dia mengucapkan terima kasih kepada Urip yang terus menurunkan bantuan aspirasi masyarakat, selain memberikan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan. Urip dinilai bisa memberi wadah inspirasi bagi masyarakat, termasuk generasi milenial, mengenai Wawasan Kebangsaan.

Baca juga :  Pertahankan WTP 5 Kali Berturut-turut, Pemkab Bangli Terus Berbenah

“Anak-anak muda kan sebagai regenerasi bangsa, harus memahami makna kebangsaan ini. Pemahaman seperti ini agar terus berlanjut untuk membekali diri generasi muda,” pesannya.

Pada kesempatan itu, Urip berharap sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan tidak saja dihapalkan, tapi juga harus diamalkan. Selain itu, sebutnya, implementasi 4 Pilar Kebangsaan itu juga harus ditambah pemahaman kehidupan berbangsa dan bernegara, yang menjadi kunci agar bisa terus hidup bersama dengan baik.

“4 Pilar Kebangsaan itu tidak akan ada artinya tanpa diamalkan. Jadi, harapan kita, masyarakat, khususnya generasi muda, tidak ada yang tersandung kehidupan yang negatif. Amalkan sekali lagi dan pahami itu semua, untuk langsung diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita,” lugas politisi senior PDIP yang anggota Komisi IV DPR RI dengan 255.130 suara, terbanyak Dapil Bali dan ranking ketujuh nasional, itu.

Urip menegaskan, seluruh lapisan masyarakat perlu diberi sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan meskipun saat ini pandemi Covid-19 masih menghantui. Selaku legislator yang juga mengemban tugas sebagai anggota Badan Kerjasama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, dia akan terus menggelorakan sosialisasi demi memperkuat pemahaman 4 Pilar Kebangsaan ke seluruh Tanah Air sampai ke luar negeri. Sebab, ada jutaan warga negara Indonesia (WNI) saat ini berada di luar negeri, yang bekerja di perusahaan swasta maupun pemerintah. “Jadi, perlu diberikan pemahaman, tidak saja di Indonesia. Sampai ke luar negeri memberi sosialisasi kepada WNI di sana, karena kami ditugaskan wajib memberi pemahaman sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan,” tutup Urip yang akrab disapa M-U tersebut. nan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.