Gedung LPBJ Tabanan Ambruk, Kerugian Rp100 Juta Lebih

  • Whatsapp
ATAP Gedung LPBJ Kabupaten Tabanan yang berada di area Kantor Bupati Tabanan, yang memang sudah dalam kondisi lapuk, akhirnya ambruk juga, Minggu (21/11/2021). Foto: ist

TABANAN – Atap Gedung Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (LPBJ) Kabupaten Tabanan yang berada di area Kantor Bupati Tabanan, ambruk pada Minggu (21/11/2021).

Diketahui sebelumnya bangunan seluas 12×10 meter tersebut memang sudah dalam kondisi lapuk. Di samping itu, kejadian tersebut juga diduga karena hujan deras yang mengguyur sejak beberapa hari sebelumnya.

Bacaan Lainnya

Menurut saksi mata yang juga petugas keamanan di area Kantor Bupati Tabanan, Putu Dedik Ardana Putra, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.00 Wita.

“Posisi saya waktu itu tidak jauh dari lokasi kejadian. Tiba-tiba terdengar suara keras, yang ternyata atap dan genteng gedung (LPBJ) itu yang ambruk,” ungkapnya.

Kepala BPBD Tabanan, I Nyoman Srinadha Giri, mengatakan selain atap bangunan tersebut dalam kondisi lapuk, juga dipicu hujan deras yang terjadi beberapa hari sebelumnya.

“Sudah beberapa hari hujan deras mengguyur. Apalagi kondisi atap bangunan tersebut juga sudah lapuk, sehingga hal itu pula yang diduga memicu atap bangunan itu ambruk,” ujar Srinadha.

Menurut dia, kejadian tersebut menimbulkan kerugian material sekitar Rp100 juta lebih. Jumlah tersebut belum termasuk kerusakan sejumlah barang di dalam gedung yang direnovasi terakhir pada 1991 silam.

Baca juga :  Pemuda Banjar Banda Rutin Bersihkan Sampah Plastik

“Kalau kerugian atas kerusakan barang-barang di dalam gedung itu, saya belum bisa memastikan. Tapi sebagian besar barang-barang sudah dipindahkan ke gedung sebelah yang dulunya dipakai ruang rapat,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag LPBJ Tabanan, Dewa Putu Mahendra, mengatakan bahwa berkas-berkas dan peralatan komputer sudah dipindahkan ke ruang rapat, di barat gedung LPBJ. “Dengan kejadian tersebut semoga tidak ada kendala dalam proses dan suasana kerja,” harapnya.

Menurutnya, perlu segera melakukan langkah-langkah untuk antisipasi terkait kerja lelang yang tidak bisa ditunda pada awal 2022. “Segera kami cek semua barang inventaris kantor, termasuk ada yang rusak atau lainnya yang diakibatkan kejadian ini,” ujar Mahendra. gap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.