Disdikpora: Pastikan Unggah Berkas Sesuai Persyaratan Agar Tidak Ditolak

VERIFIKATOR sekolah melakukan proses verifikasi berkas pendaftaran calon murid baru. Foto: ist
VERIFIKATOR sekolah melakukan proses verifikasi berkas pendaftaran calon murid baru. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, mengingatkan calon murid untuk memastikan berkas yang hendak diunggah dalam pengajuan pendaftaran SMP negeri melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) sesuai ketentuan agar tidak ditolak.

‘’Kami mencatat berkas pendaftaran ditolak masih cukup tinggi, sehingga perlu dicermati dengan seksama dan diteliti ulang agar berkas yang diunggah benar-benar sesuai ketentuan sehingga tidak mengalami penolakan saat diverifikasi,’’ kata Ketua SPMB Kota Denpasar, Ngakan Made Samudra, Kamis (10/7/2025).

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data pengajuan berkas SPMB SMP negeri Kota Denpasar jalur afirmasi dan mutasi yang dimulai Kamis (10/7/2025), kata dia, masih banyak berkas pengajuan pendaftaran yang ditolak operator sekolah. Di jalur afirmasi dari 422 berkas pendaftar yang masuk sebanyak 174 berkas ditolak dan 248 berkas sudah diterima. Demikian juga di jalur mutasi dari 228 berkas yang diajukan pendaftar, 121 berkas ditolak dan 99 berkas sudah diverifikasi.

Penyebab penolakan tersebut, kata dia, karena terjadi kesalahan dalam unggah berkas. Misal, harusnya data Surat Keterangan Lulus (SKL) yang diunggah ternyata tertukar dengan berkas lainnya sehingga tidak sesuai. Untuk perbaikannya, maka calon murid harus mendaftar ulang.

Untuk membantu kelancaran calon murid mendaftar di SMP negeri, maka Disdikpora Kota Denpasar juga menyiapkan posko pengaduan di kantor Disdikpora Kota Denpasar. Ia juga meminta pihak SD turut membantu siswanya yang lulus dalam membantu kelancaran pendaftaran.

Plt. Kepala SMPN 17 Denpasar, Ni Nengah Sujani, mengakui dalam melayani pendaftaran siswa baru, pihaknya juga siap membantu calon murid dalam pendaftaran. ‘’Kami juga sudah menyiapkan ruang untuk pelayanan dan informasi, sehingga ketika ada calon siswa yang menghadapi kendala bisa dibantu,’’ ujarnya.

Sejauh ini, kata dia, tidak banyak siswa yang datang ke sekolah, karena dimungkinkan banyak calon siswa yang mengajukan akun pendaftaran secara mandiri.

Ia meminta masyarakat untuk tidak ragu memilih SMPN 17 Denpasar di Jalan Nagasari, Penatih Dangin Puri, Denpasar Timur. Untuk angkatan pertama akan menerima 7 kelas atau 280 murid baru. Murid baru SMPN 17 Denpasar akan belajar sementara di SMPN 14 Denpasar di waktu siang hari.

Pembangunan gedung SMPN 17 Denpasar ditarget rampung Desember 2025. Dengan begitu, murid baru SMPN 17 Denpasar sudah bisa menggunakan gedung baru pada semester II. ‘’Dititip dulu di SMPN 14 Denpasar, paginya SMPN 14 Denpasar, siangnya SMPN 17 Denpasar,’’ ujarnya.

Pendirian SMPN 17 Denpasar diharapkan mampu mengcover wilayah Penatih dan Penatih Dangin Puri, serta wilayah Kesiman Kertalangu dan sekitarnya karena memang selama itu jauh dari SMPN 8, SMPN 12, dan SMPN 14 Denpasar. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses