MATARAM – Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, berbicara soal deklarasi calon presiden (capres) usungan Koalisi Gerindra dan PKB di Pilpres 2024. Cak Imin, sapaan akrabnya, mengaku tak ambil pusing soal deklarasi capres atau cawapres.
‘’Soal deklarasi, capres dan cawapres biarlah kita tunggu ilham saja. Saat ini kami fokus kerja di Sekber saja,’’ ujarnya menjawab pertanyaan wartawan usai mengisi kuliah umum di Universitas Mataram (Unram), Selasa (31/1/2023).
Kuliah umumnya bertajuk “Road Map dan Konstruksi Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045” di Gedung Senat Unram di Kota Mataram. Wakil Ketua DPR RI itu mengaku lebih fokus membicarakan kerja sama politik antara Gerindra dan PKB, yang menemui kesepakatan melalui Sekber Bersama.
Yang jelas, tegasnya, PKB memutuskan menjadikan Gerindra sebagai kawan seperjuangan dalam mengabdi kepada anak cucu bangsa. “Kami mengambil keputusan untuk melaksanakan kerja sama politik, kami memutuskan untuk kawan seperjuangan kami, kami memutuskan bahu-membahu berbakti untuk masa depan anak dan cucu kita,” serunya.
Sebelumnya, Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto, juga menyatakan keputusan koalisi bersama PKB cukup menggetarkan hati rakyat. Dia juga memuji keberanian dan kepemimpinan Muhaimin Iskandar.
Prabowo menyampaikan deklarasi capres bukanlah hal sulit, dan menilai hal yang paling penting adalah dapat memenangkan Pemilu 2024. “Saudara sekalian, deklarasi gampang, ya. Yang penting kita menang. Menang untuk apa? Menang untuk menyelamatkan bangsa Indonesia,” serunya.
Prabowo sempat menyinggung ideologi partainya dengan PKB, yang menurutnya memiliki kesamaan basis ideologis yakni religius dan berkebangsaan. “PKB adalah partai berbasis religius tapi berkebangsaan. Gerindra adalah partai kebangsaan yang religius,” lugas Prabowo. rul
























