JEMBRANA – Guna melakukan pengamanan jelang perayaan hari raya Idul Fitri, Tim Gabungan Satgas Covid-19 Jembrana melaksanakan penyemprotan disinfektan di sejumlah masjid yang ada di Jembrana. Disinfeksi ini sebagai langkah dini dalam mencegah penularan Covid-19.
Penyemprotan disinfektan tersebut meliputi jalan protokol serta 10 masjid yang ada di Kabupaten Jembrana dengan menggunakan mobil watercannon. Tim satgas yang dipimpin Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, juga membagikan masker dan disinfektan kepada pengurus masjid masing-masing, Kamis (6/5/2021).
Kesepuluh masjid yang menjadi sasaran kegiatan ini yakni Masjid Raya, Masjid Ad Dakwa, Masjid Mujahidin, Masjid Al Falah, Masjid Nurul Amin, Masjid Al Mustaqim, Masjid Baitul Sholihin, Masjid Nurul Taqwa, Masjid Al Akmal, dan Masjid Nurul Huda.
“Ini adalah ikhtiar kita Pemkab Jembrana dan Forkopimda untuk pencegahan maksimal penyebaran virus Corona jelang perayaan Idul Fitri,” kata Tamba.
Penyemprotan disinfektan ke sejumlah tempat terjadi kerawanan berkumpulnya banyak orang dalam rangka menjelang Idul Fitri, dilakukan dengan mengerahkan armada Damkar, BPBD, dan Polres Jembrana.
Mobil watercannon Shabara Polres Jembrana dikhususkan untuk menyemprot di sepanjang jalan untuk daerah yang mempunyai kepadatan penduduk. Untuk mobil kecil dikhususkan masuk ke masjid yang ada di pelosok-pelosok wilayah untuk mensterilkan tempat-tempat tersebut dari virus Corona menjelangIdul Fitri.
“Pemkab Jembrana komitmen untuk memberantas Covid-19, dan menghindari dari pada warga kita yang melakukan aktivitas agar tidak terjangkit lagi dengan Covid-19. Itu komitmen kita. Mudah-mudahan ini berhasil apa yang kita lakukan. Hanya ini yang bisa kami lakukan,” ucap Tamba.
Dalam mencegah penularan Covid-19, Bupati Tamba juga berharap pada Pemda Banyuwangi agar tetap melaksanakan pengecekan kepada para pemudik yang akan balik menuju Bali.
“Di situ juga harus ketat, daripada para pemudik setelah sampai di Gilimanuk kita pulangkan kembali. Lebih baik ketatkan terlebih dahulu disana. Kita di Bali, untuk mengantisipasi arus balik nanti setelah lebaran penjagaannya berlapis lagi nantinya, kita filter lagi masyarakat yang masuk ke Bali,” harapnya. man
























