BPS: 17 Persen Warga Remehkan Covid-19, Level Pendidikan Berpengaruh

  • Whatsapp
HASIL survei BPS sebanyak 17 persen warga remehkan Covid-19. Foto: ist
HASIL survei BPS sebanyak 17 persen warga remehkan Covid-19. foto: ist

JAKARTA – Kisah penularan Corona yang terjadi di keluarga tidak sedikit bermunculan. Pasalnya, masih banyak yang masih merasa aman saat berada di lingkungan orang terdekat dan mengabaikan protokol Covid-19.

Dilansir dari detikHealth, menurut hasil ‘Survei Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19’ yang dilakukan dari 7 hingga 14 September, terungkap bahwa ada 17 persen yang merasa begitu yakin tidak akan tertular Covid-19. Tingginya persepsi tersebut dikaitkan dengan pendidikan masing-masing orang.

Bacaan Lainnya

‘’Persepsi kemungkinan terinfeksi, di sana masih kelihatan bahwa 17 persen atau 17 dari 100 responden tu mengatakan bahwa mereka sangat tidak mungkin atau tidak mungkin tertular COVID-19,’’ ungkap Kepala Badan Pusat Statistik, Dr. Suhariyanto dalam siaran pers BNPB melalui kanal YouTube Senin (28/9/2020).

‘’Jadi masih ada 17 persen. Saya pikir persentase ini lumayan tinggi, jadi mereka yakin bahwa mereka itu tidak akan tertular atau tidak mungkin tertular. Jadi kita lihat dari jenis kelamin tidak ada perbedaan, laki perempuan sama saja,’’ lanjutnya.

Ia menyebut jika pendidikan cenderung rendah, mereka begitu percaya tidak akan terpapar Covid-19. Sementara orang yang memiliki pendidikan tinggi mempunyai kesadaran yang tinggi akan bahaya Covid-19.

Baca juga :  All England 2020: Shesar Kalah, Tunggal Indonesia Habis

Distribusi warga yang yakin tidak mungkin tertular Covid-19 berdasarkan tingkat pendidikan adalah sebagai berikut: SD 33,69 persen, SMP 32,5 persen, SMA/SMK 25,48 persen, Diploma/sarjana 13,41 persen. *

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.