Beli Tembakau Gorila Lewat Medsos, Tiga Pemuda Ditangkap

  • Whatsapp
JAJARAN Polres Buleleng ketika menunjukan ketiga tersangka narkoba (pakai baju tahanan) dan barang bukti narkoba jenis tembakau gorila. Foto: rik

BULELENG – Tiga pemuda di Buleleng, Made Jeki Swarimbawa Putrawan alias Jeki (25), Panji Setiawan alias Panji (23) dan Kadek Wisnu Surya Putra alias Wisnu (24), ditangkap jajaran Satresnarkoba Polres Buleleng. Mereka ditangkap setelah membeli tembakau gorila lewat media sosial (medsos).

Seizin Kapolres Buleleng, KBO Satresnarkoba Polres Buleleng, Iptu Choiril Anan Soleh, mengatakan, ketiga pelaku diringkus di dua lokasi yang berbeda. Penangkapan pertama dilakukan terhadap Made Jeki, pada Senin (18/10/2021) sekitar pukul 13.45 wita.

Bacaan Lainnya

Saat itu, dikatakan Iptu Choiril, anggota mendapatkan informasi bahwa adanya pengiriman paket diduga berisi narkotika melalui salah satu jasa pengiriman. Dari informasi itu, anggota melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan salah satu jasa pengiriman barang yang ada di wilayah Singaraja.

‘’Anggota melakukan pembuntutan terhadap kurir yang mengirim paket mengarah Desa Kalibukbuk dan berhenti di sebuah rumah. Setelah paket diserahkan, kami mengamankan penerima paket yakni Jeki. Dari hasil penggeledahan di rumahnya, ditemukan paket warna hitam yang dibuka berisi 3 plastik yang didalamnya berisi tembakau gorilla,’’ kata Iptu Choiril, Jumat (29/10/2021) siang.

Masing-masing paket yang diamankan yakni kode A dengan 5,37 gram, kode B dengan berat 5,31, kode C dengan berat 3,32 gram, sehingga total beratnya 14 gram. Selain itu diamankan juga, satu unit handphone, satu kota besi, satu gulungan kertas rokok dan satu bungkus tembakau merk violin.

Baca juga :  Kintamani Award untuk Desa Berprestasi

Dari penangkapan tersangka Jeki, polisi kemudian dilakukan pengembangan terhadap pemesan tembakau gorila melalui media sosial (medsos) yang dikirimkan menggunakan jasa pengiriman barang. Alhasil pada Selasa (19/10/2021) siang, anggota polisi berhasil mengamankan Panji Setiawan yang sedang mengambil paket di kantor jasa pengiriman barang di wilayah Kota Singaraja.

Saat dilakukan penggeledahan atas isi paket tersebut, di dalam paket terdapat satu barang pengarum ruangan yang didalamnya terdapat dua paket plastik berisi tembakau gorila. Masing-masing kode A seberat 5,02 gram dan Kode B seberar 5,02 gram, sehingga total berat 10,04 gram.

‘’Dari keterangan tersangka Panji, barang itu adalah milik bersama Kadek Wisnu. Kemudian kami mendatangi rumah Kadek Wisnu. Saat kami introgasi, Kadek Wisnu membenarkan bahwa paket yang didalamnya berisi tembakau gorila ini adalah milik berdua yang dibeli secara patungan,’’ ujar Iptu Choiril, didampingi Kasi Humas, Iptu Gede Sumarjaya.

Sementara para pelaku mengakui, jika tembakau gorila ini dipesan melalui medsos. Mereka tertarik menggunakan tembakau gorila setelah mendapat informasi dari medsos. ‘’Saya baru pertama kali pesan dan maunya pakai sendiri. Tahunya dari medsos dan pesan juga melalui medsos,’’ aku salah satu tersangka.

Kini ketiga tersangka mendekam di balik jeruji besi. Mereka terancam dijerat Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana paling lama 12 tahun penjara. rik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.