KARANGASEM – Ketua Bawaslu Bali, Ketut Ariyani, bersama pimpinan Bawaslu Karangasem, Bawaslu Gianyar, Bawaslu Klungkung dan Bawaslu Buleleng menyalurkan bantuan untuk warga terdampak gempa di Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem, Jumat (22/10/2021). Gempa berkekuatan 4,8 skala richter (SR) itu menghancurkan ratusan rumah warga dan menyebabkan satu warga Desa Ban meninggal dunia.
Ariyani mengatakan, Bawaslu Bali menggalang dana berupa sumbangan sukarela dari jajaran Bawaslu Bali dan Bawaslu kabupaten/kota se-Bali. Saweran itu sebagai bentuk tali kasih terhadap masyarakat yang terdampak bencana, khususnya Desa Ban ini. “Semoga bantuan yang kami berikan bermanfaat kepada korban yang terdampak gempa ini. Kami juga berharap apa yang kami berikan ini dapat terdistribusi dengan baik,” ucapnya.
Ketua Bawaslu Karangasem, I Putu Gede Suastrawan, menambahkan, Bawaslu Karangasem sudah berkoodinasi dengan Perbekel Desa Ban, I Gede Tamu Sugiantara, terkait kebutuhan yang diperlukan korban gempa tersebut. “Hasil koordinasi yang kami lakukan dengan Perbekel Desa Ban, korban memerlukan tandon air karena banyak penampungan air warga yang pecah dan retak pascagempa. Korban yang kehilangan rumah karena roboh saat gempa memerlukan alas atau tempat tidur di tempat pengungsian, sehingga bantuan dari penggalangan dana tersebut kami belikan tandon air, kasur, bantal, terpal. Kami juga sisihkan uang tunai untuk keluarga korban yang meninggal dunia,” papar Kordiv Penyelesaian Sengketa Bawaslu Karangasem tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Sugiantara mengucapkan terima kasih atas kepedulian Bawaslu Bali dan jajarannya atas bencana yang menimpa Desa Ban. Dia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban korban usai gempa. hen























