TPA Mandung Hanya Terima Sampah Terpilah

POSMERDEKA.COM, TABANAN – Mulai tahun 2026, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mandung, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, tidak lagi menerima pembuangan sampah secara open dumping atau pembuangan terbuka tanpa proses pemilahan dan pengolahan. Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabanan, I Gusti Putu Ekayana, Senin (1/12/2025).

Dikatakan bahwa akhir Desember 2025 sistem tersebut dihentikan. Pola yang telah dirancang adalah controlled landfill, yaitu pembuangan sampah yang telah melalui proses pemilahan.

Read More

Menurut Ekayana, perubahan sistem tersebut diterapkan sebagai tindak lanjut aturan Pemerintah Pusat melalui Undang-undang Nomor 18 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah. “Pemkab Tabanan wajib memastikan sampah yang masuk ke TPA sudah dipilah dari sumber,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya terus menggencarkan sosialisasi, sebelum TPA Mandung resmi menerapkan pola tersebut. Sementara uji coba penanganan sampah terpilah sudah dimulai sejak tahun ini. “Mulai 2026, TPA Mandung hanya menerima sampah yang sudah dipilah. Semua desa sudah mulai memilah, tetapi baru sekitar 30 sampai 50 persen, dan proses ini bertahap,” sebutnya.

Pemkab Tabanan, lanjut Ekayana, telah melibatkan desa, tokoh masyarakat, dan LSM dalam pendampingan. “Kami mendorong percepatan pembangunan teba modern di desa-desa, untuk memperkuat pengelolaan sampah dari hulu,” ujarnya.

Saat ini, proses pengurukan TPA Mandung dengan tanah sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu, dan hingga kini masih berlangsung. Luas lahan sekitar 2,7 hektare, namun sekitar 1,8 hektare akan digunakan sebagai area pembuangan sampah. Sisanya diperuntukkan bagi pembangunan IPAL, kantor, dan area parkir.

Pemkab Tabanan juga merencanakan revitalisasi pengelolaan sampah, termasuk pembangunan rumah kompos. “Pengurugan sudah kami lakukan sejak 2024, yang dilakukan secara bertahap,” ujar Ekayana.

Sampai saat ini, tambahnya, volume sampah yang masuk ke TPA Mandung kembali normal, yakni sekitar 110 ton per hari. Sebelumnya, saat hari raya Galungan dan Kuningan, volume sampah meningkat hampir 30 persen. gap slot gacor

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.