Bahas Porprov 2027, Giri Prasta: THB Jangan Sampai Bertentangan dengan Aturan Pusat

KETUA Umum KONI Bali I Nyoman Giri Prasta saat memimpin rapat membahas persiapan Porprov Bali XVII/2027, di rumah jabatan Wakil Gubernur (Wagub) Bali, Rabu (3/6/2026). foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Ketua Umum KONI Bali I Nyoman Giri Prasta menyoroti masalah THB (technical handbook) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XVII/2027 yang akan dilangsungkan di Kabupaten Buleleng sebagai tuan rumah tunggal.

Menurutnya, THB Porprov Bali XVII merupakan pedoman teknis resmi yang berisi peraturan, ketentuan, dan prosedur pelaksanaan Porprov Bali. Karena itu, THB jangan sampai bertentangan dengan aturan pusat.

Read More

“Sekali mengeluarkan THB tidak akan ada perubahan/adendum, harus tegak lurus dan kosisten dalam pelaksanaannya,” ujar Giri Prasta saat memimpin rapat terkait persiapan Porprov Bali XVII/2027 di rumah jabatan Wakil Gubernur (Wagub) Bali, Rabu (3/6/2026).

Karena sakralnya THB tersebut, Giri Prasta minta kepada panitia pelaksana (Panpel) Porprov Bali XVII/2027 agar menyelesaikan THB tersebut, minimal 8 bulan sebelum multi event dua tahunan di Bali tersebut dimulai.

Giri Prasta yang juga Wagub Bali itu menambahkan, KONI Bali akan menberikan dukungan atau bantuan kepada KONI Buleleng sebagai tuan rumah Porprov Bali XVII/2027, sesuai ketentuan aturan yang berlaku. Anggaran dari KONI Bali untuk Porprov Bali, tegasnya, harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Porprov menjadi ajang penjaringan atlet berpotensi dan berprestasi yang akan diterjunkan di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 di NTB dan NTT,” ujar Giri Prasta seraya mengingatkan, venue Porprov yang perlu ada perbaikan, segera lakukan koordinasi.

Selain Giri Prasta, rapat membahas persiapan Porprov Bali, juga dihadiri Sekum KONI Bali I Ketut Jagra Sunu, Wakil Ketua I KONI Bali Maryoto Subekti, Wakil Ketua II KONI Bali Bagus Jagra Wibawa.

Hadir pula, Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Bali Agung Bagus Tricandra Arka, Ketua Bidang Hukum dan Etika KONI Bali Fredik Billy, Ketua Harian KONI Buleleng Putu Nova Anita Putra, dan Ketua Umum KONI Buleleng, Gede Supriatna.

Sekum KONI Bali Jagra Sunu dalam kesempatan itu meminta segera membentuk panita pengarah, dan panitian pelaksana. Kemudian KONI Bali melakukan monitoring dan evaluasi (Monev).

Jagra Sunu juga mengingatkan bahwa penentuan cabor-cabor yang akan dipertandingkan sudah diarahkan oleh KONI Pusat, setidaknya cabor-cabor Olimpik atau cabor yang dipertandingkan di PON. “Jika Buleleng tidak bisa melaksanakan salah satu cabor karena masalah venue, akan disiapkan kabupaten penyangga,” ujar Jagra Sunu.

Sementara Ketum KONI Buleleng, Gede Supriatna mengatakan, waktu satu tahun persiapan Porprov menurutnya sangat singkat. Pihaknya di Buleleng sudah melakukan persiapan koordinasi dengan cabor dan Pemkab Buleleng.

“Kita sebagai tuan rumah akan serius melaksanakan Porprov dengan sebaik-baiknya, mendata venue yang akan digunakan, serta sarana dan prasarana pendukung lain. Kami juga melakukan koordinasi dengan Pemkab Buleleng sehingga apa yang menjadi harapan kita semua agar Porprov Bali berjalan dengan baik,” pungkasnya. yes

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.