Atlet Panjat Tebing PON Bali dan Jawa Tengah Latihan Bareng di Kuta

  • Whatsapp
ZAENAL Tayeb (berdiri baju putih) bersama para atlet panjat tebing Bali dan Jawa Tengah, sebelum melakukan latihan bersama, Selasa (15/12/2020). foto: ist

MANGUPURA – Para atlet panjat tebing Bali yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua tahun 2021, mulai melakukan latihan sentralisasi (TC) mulai 12-19 Desember mendatang.

Gayung bersambut, Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jawa Tengah juga memboyong para atletnya melakukan TC di Bali (14-19 Desember). Maka jadilah, mode latihan yang dilangsungkan bersama (bareng) meski tak tertutup kemungkinan kedua tim saling mengintip kekuatan lawan masing-masing.

Bacaan Lainnya

Yang jelas, para atlet panjat Bali semakin termotivasi karena Jawa Tengah juga memboyong salah satu bintang andalannya, Ari Susanti yang berpredikat juara dunia speed.

”Karena dalam situasi new normal di tengah pandemi covid-19, maka latihan bersama ini tetap mengikuti protokol kesehatan ketat,” ungkap Ketua Umum Pengprov FPTI Bali, Putu Yudiatmika, disela-sela latihan bareng perdana di lintasan panjat milik pengusaha Zainal Tayeb, bilangan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (15/12/2020).

KETUA Umum Pengprov FPTI Bali, Putu Yudiatmika (kanan) bersama juara dunia speed, Ari Susanti

Bagi FPTI Bali, lanjut Yudiatmiki, latihan yang dibiayai KONI Bali ini sekaligus dijadikan ajang evaluasi kemampuan dan peningkatan atlet Bali yang selama ini melakukan latihan mandiri di masing-masing Pengkab dan Pengkot TI. ”Pastinya, latihan ini serangkaian kegiatan Pelatda atlet Bali menuju PON XX tahun depan (2021) di Papua,” imbuhnya.

Baca juga :  Sah jadi WNI, Jawato dan Prosper Siap Perkuat Timnas Indonesia

Soal tempat latihan, lanjutnya, dilakukan berpindah-pindah mulai di lintasan panjat GOR Ngurah Rai, kemudian di Lapangan Kompyang Sujana Denpasar, berlanjut ke Gianyar dan juga tebing alam di Songan Kintamani Bangli .

”Karena hujan, latihan bareng dilangsungkan di lintasan setengah indoor milik Zaenal Tayeb,” imbuh Yudiatmika seraya menyampaikan terima kasihnya kepada sosok Zainal Tayeb yang telah membantu sekaligus mengijinkan fasilitas miliknya bisa dipakai untuk latihan bersama.

Dengan kehadiran Jawa Tengah bersama maskotnya Ari Susanti, Yudiatmiki berharap latihan bersama ini bisa dimanfaatkan dengan maksimal terutama bagi para atlet Bali yang bersaing secara internal merebut tim inti Bali menuju PON XX.

”Dari evaluasi sementara yang kami lakukan, atlet-atlet junior Bali yang masuk katagori cadangan mulai mengancam bahkan melampoui kekuatan para seniornya yang lolos PON,” terangnya.

Bahkan secara blak-blakan, Yudiatmika menyebut 2 sampai 3 atlet yang lolos PON bisa terdegradasi dalam penentuan atlet inti Bali menuju PON XX. Hanya, pihaknya tak mau menyebut siapa dari 2-3 atlet itu yang terancam terdegradasi.

”Karena ini olahraga terukur, sehingga capaian peningkatan atlet dapat kita ikuti terus perkembangannya dengan target nasional,” pungkas Yudiatmika. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.