Alamak! Curi 8 Keranjang Mangga, Pasutri Ditangkap Polisi

  • Whatsapp
PASUTRI I Ketut Budiarcana (48) - Ni Wayan Misi (42) diperiksa di Polsek Susut lantaran mencuri delapan keranjang mangga. Foto: gia
PASUTRI I Ketut Budiarcana (48) - Ni Wayan Misi (42) diperiksa di Polsek Susut lantaran mencuri delapan keranjang mangga. Foto: gia

BANGLI – Polsek Susut menangkap I Ketut Budiarcana (48) dan istrinya, Ni Wayan Misi (42) di seputar Pasar Kayuamba Desa Tiga, Kecamatan Susut, Bangli, Rabu (4/11/2020) dini hari. Pasangan suami-istri (pasutri) asal Kintamani itu diringkus lantaran mencuri delapan keranjang buah mangga milik Ngakan Made Cenik (42), warga Banjar Seribatu, Desa Penglumbaran, Kecamatan Susut, Selasa (3/11/2020) tengah malam.

Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi, Kamis (5/11/2020) mengatakan, setelah hasil olah TKP dan menghimpun informasi  di sekitar TKP, tim Opsnal Polsek Susut dipimpin Kanitreskrim Ipda Nyoman Payuarta menyisir ke arah Kintamani. Dalam perjalanan, sebutnya, tim melihat mobil pikap putih mengangkut keranjang, yang diperkirakan berisi buah, hendak berhenti di pinggir jalan Sekardadi. Namun, mobil urung berhenti dan melanjutkan perjalanan ke arah Kintamani.

Bacaan Lainnya

Sampai di depan Pura Batur, polisi menghentikan mobil tersebut, kemudian memeriksa barang muatannya. Polisi mendapati delapan keranjang mangga ditutupi terpal coklat, diikat tali plastik biru. Saat diinterogasi, Budiarcana yang menjadi sopir mobil mengakui keranjang berisi mangga itu diambil dari depan toko kompleks Pasar Kayuambua.

“Sekitar tiga bulan yang lalu, pelaku juga dua kali mengambil satu keranjang buah mangga di sebelah timur Pasar Kayuambua, tapi tidak diketahui siapa pemiliknya. Kedua tersangka beserta mobil dan muatannya diamankan di Polsek Susut untuk penyidikan,” jelasnya.

Baca juga :  Ribuan KBS Numpuk di Kantor Kaling Pesalakan Tuban

Menurut Sulhadi, barang bukti yang disita yakni mobil pikap putih Mitsubishi T125 dengan nopol DK 9949 PE, terpal coklat, tali plastik, dan delapan keranjang buah mangga. Kerugian korban ditaksir mencapai Rp3,1 juta. 028

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.