POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Tembok panyengker pekarangan rumah Pande Ketut Sarwa (55) di Banjar Delod Rurung, Desa Batubulan Kangin, Sukawati roboh, Minggu (2/7/2023). Tembok sepanjang tujuh meter dengan tinggi dua meter roboh, karena volume air di Subak Cemcem naik setelah turun hujan sepanjang hari.
Kabid Kedaruratan BPBD Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta, Minggu (2/7/2023) mengatakan, sekira pukul 07.00 Wita pemilik rumah dikagetkan suara gemuruh, seperti ada benda jatuh di sungai di depan rumahnya.
Setelah dilihat ke depan rumah, ternyata tembok panyengker rumah amblas tergerus aliran banjir. Kondisi itu akibat tingginya curah hujan sepanjang hari kemarin, bahkan sampai berita ini ditulis masih berlangsung.
Anak korban kemudian menghubungi aparat Desa Batubulan Kangin menyampaikan kabar tersebut. “Mendapat laporan warga, Perbekel Desa Batubulan Kangin beserta staf Desa Batubulan Kangin mendatangi lokasi musibah,” jelas Presasta.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, tapi kerugian meteriil yang roboh diperkirakan mencapai Rp15 juta. “Pembersihan akibat musibah tersebut dilakukan secara gotong royong oleh warga sekitar,” tandasnya. adi
























