Rusak Trotoar, Halangi Cahaya LPJ, Seratusan Pohon Umur Puluhan Tahun Ditebang

SERATUSAN pohon perindang di tepi ruas jalan utama Kota Bangli, ditebang. Penebangan merupakan dampak dari pengerjaan proyek rehabilitasi drainase dan trotoar Kota Bangli. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, BANGLI – Seratusan pohon perindang di tepi ruas jalan utama Kota Bangli, ditebang. Penebangan merupakan dampak dari pengerjaan proyek rehabilitasi drainase dan trotoar Kota Bangli.

Selain itu, banyak pohon perindang yang menutupi bola lampu penerangan jalan (LPJ), sehingga ketika malam hari pencahayaan lampu kurang terang. Kondisi ini mempengaruhi kondisi para pengguna jalan, terutama pengendara usia lanjut.

Read More

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bangli, Putu Ganda Wijaya, Minggu (2/7/2023) mengatakan, berlangsungnya revitalisasi drainase dan trotoar memaksa setidaknya 115 pohon perindang harus ditebang.

Posisi tumbuhnya pohon saat ini tepat di tepi jalan, berdekatan dengan drainase yang akan dibongkar. ”Ppenebangan dilakukan berbarengan dengan pengerjaan drainase, seperti yang dilakukan di depan kantor Polres Bangli,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, adanya pohon perindang berumur puluhan tahun tersebut menjadi salah satu penyebab hancurnya trotoar. Sebagian besar trotoar mengalami retak, atau ada bagian yang lebih tinggi dibanding lainnya.

”Jenis pohon perindang saat ini dengan akar merambat dan akar menjebol drainase, sehingga trotoar ikut amblas. Juga menutupi bola lampu penerangan jalan, sehingga ketika malam hari pencahayaan lampu jadi kurang, dan mempengaruhi kondisi para pengguna jalan,” terangnya.

Untuk pengganti pohon perindang yang ditebang, instansinya masih melakukan kajian untuk memilih jenis pohon peneduh apa yang cocok ditanam. ”Kalau sebelumnya kami sempat lakukan pengadaan pohon jenis kamboja, ditanam di telajakan atau bukan lagi di tepi jalan,” imbuhnya.

Di sisi lain, karena tercatat sebagai aset, maka pohon yang ditebang akan dikumpulkan dan akan dilakukan lelang. Sementara untuk limit harga berdasarkan perhitungan KPKL. “Untuk lelang hasil tebangan sebelumnya dua kali gagal tender, akhirnya sesuai aturan dilakukan penunjukan langsung,” pungkasnya. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.