300 Peselancar dari 11 Negara Ikut ”KONI Badung Sport Tourism 2023” di Pantai Kuta

SUASANA pembukaan ''KONI Badung Sport Tourism 2023'' cabor selancar oleh Ketua Umum KONI Badung, Made Nariana di Pantai Kuta, Jumat (30/6/2023). foto: ist

POSMERDEKA.COM, MANGUPURA – Setelah cabor kabadi dan catur, kini sebanyak 300 atlet selancar dari 11 negara ikut berkompetisi dalam event internasional bertajuk ”KONI Badung Sport Tourism 2023” di Pantai Kuta, Kabupaten Badung, Bali, mulai Jumat (30/6/2023).

Ke-11 negara tersebut yakni Rusia, Jepang, Korea, Belanda, Amerika, Ukraina, Australia, Cina, Taiwan, Spanyol dan tuan rumah Bali (Indonesia). Kompetisi yang sifatnya open (terbuka) mempertandingkan kelompok anak-anak hingga dewasa, dibuka Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Badung Made Nariana.

Read More

Selancar ombak menjadi cabang olahraga (cabor) ketiga dari 7 cabor yang dipertandingkan pada agenda KONI Badung Sport Tourism 2023. Sebelumnya dua cabor yakni kabaddi dan catur sudah berlangsung sukses. Sementara 4 cabor lainnya menyusul digelar secara bergiliran hingga Oktober mendatang.

Dalam arahannya, Made Nariana berharap prestasi atlet selancar ombak Badung terus meningkat dan mampu bersaing dengan para peselancar mancanegara. Menurutnya, kehadiran para peselancar dari 10 negara sangat berdampak baik untuk uji nyali atlet, disamping membantu pemerintah dalam mendatangkan wisatawan asing maupun domistik, khususnya ke kabupaten Badung.

Nariana juga berharap kepada Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Badung yang dikomandoi Nyoman Asti Adi bisa meraih dwi sukses yakni suskes prestasi dan sukses penyelenggaraan sebagai tuan rumah. ”Ajang ini kita pakai untuk Try In bagi atler-atlet Badung, karena mereka sudah bisa melawan atlet dari Luar Bali termasuk Luar Negeri,” pungkasnya.

Pada bagian lain, Ketua Umum PSOI Badung Nyoman Asti Adi mengatakan, Selancar Ombak memang baru mulai bangkit pasca masuk menjadi anggota KONI. Badung, tambahnya, menurunkan 10 peselancar pada ajang ini dengan mengusung target sapu bersih lima emas dari lima kategori yang dipertandingkan.

“Kita turunkan atlet yang dapat emas di Porprov. Ada Mega Artana, Widiarta, Raditya Rondi, Darmayasa, Arya Dharma, Lidia Kato, Tania, banyak lainnya. Astungkara untuk medali kita bisa sapu bersih lima emas,” janjinya dengan nada sesumbar.

Ajang KONI Badung Sport Tourism 2023 khususnya di cabor selancar (surfing) ini juga mendapat apresiasi khusus dari Pembina PSOI sekaligus Mantan Ketua Umum PSOI Pusat Arya Subyakto.

“Tahun 1981, ada dua atlet selancar ombak Badung Made Kasim dan Ketut Menda yang menempati ranking 21 dan 23 dunia. Namun dulu itu surfing belum terorganisir seperti sekarang untuk International Federationnya,” ungkapnya.

Karena itu, Arya Subyakto berharap ke depan muncul peselancar tangguh lagi dari Bali mengikuti jejak Rio Waida yang kini sudah malang melintang dalam berbagai event Internasional. yes

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.