22 Orang Terjaring Sidak Masker di Peguyangan Kangin

  • Whatsapp
SALAH seorang pelanggar dihukum push up oleh tim yustisi saat pelaksanaan sidak masker di wilayah Desa Peguyangan Kangin, Kecamatan Denpasar Utara, Selasa (17/11/2020). Foto: ist
SALAH seorang pelanggar dihukum push up oleh tim yustisi saat pelaksanaan sidak masker di wilayah Desa Peguyangan Kangin, Kecamatan Denpasar Utara, Selasa (17/11/2020). Foto: ist

DENPASAR – Tim Yustisi Kota Denpasar bekerja sama dengan Satgas Covid-19 Desa Peguyangan Kangin kembali menggelar operasi penertiban disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan (prokes) pada Selasa (17/11/2020). Sidak kali ini dilaksanakan di Simpang Jl. Antasura, Jl. Astasura, dan Jl. Jaya Sakti, Desa Peguyangan Kangin, Kecamatan Denpasar Utara.

Perbekel Desa Peguyangan Kangin, I Wayan Susila, mengatakan, sidak masker ini dilakukan untuk menindaklanjuti Peraturan Gubernur Nomor 46 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. Dalam kegiatan yustisi ini terjaring sebanyak 22 orang pelanggar prokes. Dari total 22 orang pelanggar tersebut, 15 orang didapati tidak menggunakan masker dan 7 orang didapati menggunakan masker dengan tidak benar.

Bacaan Lainnya

“Sesuai dengan Peraturan Gubernur, maka 15 orang pelanggar tersebut dikenakan denda sebanyak Rp100.000. Sedangkan 7 orang yang menggunakan masker dengan tidak benar tersebut diberikan pembinaan sehingga mereka mereka menggunakan masker dengan benar,” kata Susila. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan dapat menyadarkan masyarakat akan pentingnya pendisiplinan diri dalam menerapkan prokes guna mempercepat memutus rantai penyebaran Covid-19.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Denpasar, Dewa Anom Sayoga, mengatakan operasi penegakan hukum prokes secara rutin dilaksanakan selama pandemi. Kegiatan ini terutama menyasar desa/kelurahan dengan kasus penularan Covid-19 yang sedang meningkat. “Secara umum kesadaran masyarakat untuk memakai masker memang sudah meningkat, tetapi tetap saja ada warga yang tidak menggunakan masker dengan alasan bermacam. Ada bilang lupa atau ada yang bilang karena dekat rumah,” kata Sayoga. 026

Baca juga :  PAC Hanura Mengwi Siap Ciptakan Pilkada Damai dan Sehat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.