Warga Rendang Keluhkan Truk Material Masuk Jalur Permukiman, Diduga Hindari Pos Portal

  • Whatsapp
WARGA Desa Rendang, Kecamatan Rendang, Karangasem mengeluhkan belasan truk pengangkut material galian C yang tak diduga “nyasar” masuk ke jalur permukiman warga. Foto: ist
WARGA Desa Rendang, Kecamatan Rendang, Karangasem mengeluhkan belasan truk pengangkut material galian C yang tak diduga “nyasar” masuk ke jalur permukiman warga. Foto: ist

KARANGASEM – Warga Desa Rendang, Kecamatan Rendang, Karangasem mengeluhkan belasan truk pengangkut material galian C yang tak diduga “nyasar” masuk ke jalur permukiman warga. Diduga truk-truk tersebut masuk ke permukiman sejak dilakukan penjagaan di pos portal yang ada di Kecamatan Rendang.

Kepala Dusun Rendang Kelod, Wayan Juni Adi Saputra, Selasa (9/2/2021) mengatakan, warga menyebut truk galian C belakangan acapkali masuk ke Jalan Kesatria. Kondisi itu terjadi setelah dilakukan penjagaan ketat di portal, dan dia hanya meneruskan keluhan kepada pihak terkait.

Bacaan Lainnya

“Bukannya kami melarang untuk melintas karena memang ini jalan kabupaten, jadi siapa saja boleh melintas. Tetapi kalau jalan rusak bukan masyarakat di sini saja yang rugi, semua akan kena dampaknya. Terlebih banyak anak-anak di jalur tersebut,” keluhnya.

Dari informasi yang diperoleh, kuat dugaan motif sopir truk galian C itu mencari jalur alternatif untuk menghindari penjagaan di pos portal. Sebab, jalur permukiman itu arahnya memutar dengan melewati pos portal. Dugaan menghindari pos portal diperkuat karena sejauh ini di dekat wilayah Jalan Kesatria tidak ada proyek pembangunan apapun yang butuh material galian C dalam jumlah besar.

Kepala Desa Rendang, I Nengah Kariasa, dimintai komentar secara terpisah, mengakui ada keluhan warga, terutama yang tinggal di wilayah Jalan Surya Indah dan Jalan Kesatria Dusun Rendang Kelod. Meski begitu, dia berkata tidak ada tendensi menuduh sopir menghindari portal. Dia pun mengatakan akan rapat bersama instansi terkait untuk menyikapi keluhan warga tersebut.

Baca juga :  Duh! Virus AHPND Serang Tambak Udang di Gerokgak

Menyikapi “kucing-kucingan” sopir galian C saat ini, BPKAD Karangasem melakukan penggeseran pos portal di wilayah Kecamatan Rendang dan Kecamatan Bebandem. Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Karangasem, I Wayan Purna, menyebutkan, pergeseran dilakukan setelah saat evaluasi menemukan di dua wilayah tersebut masih ada jalur menghindari pos portal. Jalan satu-satunya, kata dia, pos portal digeser untuk meminimalisir kesempatan sopir truk menghindar pos portal

“Bukan kami menuduh, hanya mengantisipasi agar tidak ada kesempatan untuk menghindari portal,” lugasnya.

Untuk pos portal di Kecamatan Rendang, dari lokasi awal digeser ke timur jalur perempatan dekat jalan masuk menuju Jalan Kesatria. Sementara untuk wilayah Bebandem, satu pos portal digeser menuju wilayah Kayu Putih, Bebandem. nad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.