Tunda Pembangunan, Desa Adat Saba Alihkan untuk Penanganan Covid-19

DESA Adat Saba menunda pembangunan di Pura Khayangan Tiga, karena dananya dialihkan untuk penanganan Covid-19 dan bantuan sosial ke masyarakat. Foto: adi
DESA Adat Saba menunda pembangunan di Pura Khayangan Tiga, karena dananya dialihkan untuk penanganan Covid-19 dan bantuan sosial ke masyarakat. Foto: adi

GIANYAR – Sejumlah pembangunan di Pura Khayangan Tiga Desa Adat Saba ditunda. Pembangunan yang direncanakan pada tahun sebelumnya itu ditunda, karena dananya dialihkan untuk penanganan Covid-19 dan bantuan sosial ke masyarakat. “Sama dengan pemerintah, kami di desa adat juga menunda pembangunan di Pura Khayangan Tiga” ujar Bendesa Adat Saba, I Gusti Ngurah Mahendradinata, Rabu (24/2/2021) 

Dikatakannya, dana BKK dari Provinsi sudah sesuai prosedur dialihkan ke penanganan Covid-19. Selain itu, berpijak rasa kemanusiaan karena masyarakat sebagian besar bekerja di sektor pariwisata kena PHK, desa adat secara berkala memberi bantuan sembako. Menurutnya, meski berada di ranah adat, dia merasa tidak elok untuk melakukan pembangunan di tengah kesusahan warganya. “Semua itu, mulai dari Pura Desa, Puseh dan Dalem Prajapati kami alihkan ke penanganan Covid-19,” jelasnya. 

Read More

Satgas Gotong Royong Desa Adat Saba, imbuhnya, tetap melakukan pemantauan dan sosialisasi terkait prokes. Desa memiliki 40 anggota yang setiap waktu bergiliran jaga di balai banjar, tapi satupun tidak ada dibayar. “”Semua berdasarkan ketulusan, kalau ada pun itu hanya dibuat lawar untuk kebersamaan,” tandasnya. adi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.