Tingkatkan Partisipasi Perempuan Gianyar di Segala Bidang

DINAS P3AP2KB Gianyar saat melakukan sosialisasi peningkatan partisipasi perempuan dalam bidang politik, hukum, sosial dan ekonomi kepada TAPI PKK kabupaten, kecamatan, dan unsur organisasi perempuan di Gianyar, Kamis (6/6/2024). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Dinas Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana (P3AP2KB) Gianyar melakukan sosialisasi peningkatan partisipasi perempuan dalam bidang politik, hukum, sosial dan ekonomi kepada TAPI PKK kabupaten, kecamatan, dan unsur organisasi perempuan di Gianyar, Kamis (6/6/2024). Sosialisasi bertempat di ruang rapat Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan Gianyar.

Plt. Sekretaris Dinas P3AP2KB, Ida Bagus Gde Oka, dalam sambutannya menekankan bahwa perempuan saat ini berperan besar. Baik sebagai pribadi, istri, ibu, serta warga negara yang berkewajiban mendidik generasi penerus, juga harus dapat mengambil bagian dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Read More

“Dinas P3AP2KB mendorong ibu-ibu organisasi perempuan untuk lebih peka dan peduli terhadap setiap detik perkembangan zaman, sehingga siap memberi solusi dan kontribusi terbaik bagi bangsa, khususnya Kabupaten Gianyar,” jelasnya.

Era digitalisasi serbacanggih, sebutnya, memberi peluang bagi seluruh perempuan lebih mudah memberi kontribusinya bagi kemajuan bangsa melalui akses internet, media sosial, serta jaringan multimedia lainnya. Namun, penggunaannya harus tetap bijak, khususnya untuk hal-hal positif, edukatif dan bersifat membangun.

Oka juga berharap melalui sosialisasi tersebut para peserta ikut mengkampanyekan isu-isu perempuan dan anak, yang dikenal dengan Sapa 129, untuk mewujudkan Gianyar sebagai Daerah Ramah Perempuan dan Layak Anak (DRPLA).

“Hal tersebut sesuai arahan Bapak Presiden, yaitu peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan, peningkatan peran ibu dan keluarga dalam pendidikan dan pengasuhan anak dan cegah stunting, penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta penurunan pekerja anak dan pencegahan perkawinan anak,” pungkasnya. adi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.