POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Bali dalam kegiatan keseharian tidak hanya berkutat menggembleng generasi muda di dalam kampus saja, melainkan banyak di antaranya melakukan kegiatan pembelajaran di luar kampus. Program Studi (Prodi) Tata Hidang Poltekpar Bali, misalnya, terus berinovasi mengimplementasikan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat (PKM).
Kali ini, dosen dari Prodi Tata Hidang memberikan pelatihan pengolahan dan penyajian minuman di Kelurahan Serangan, Denpasar Selatan. Dipilihnya Kelurahan Serangan karena perkembangan destinasi wisata di daerah itu semakin menggairahkan.
‘’Semakin banyak yang mengais rezeki dari sektor pariwisata, maka diperlukan peningkatan pemahaman masyarakat setempat tentang pengetahuan yang berkaitan dengan pelayanan kepada wisatawan,’’ terang Koordinator Prodi Tata Hidang, Setyowati Ayu Widuri, SE., M.Par., di Denpasar, Selasa (13/6/2023).
Sejumlah pakar dari Prodi Tata Hidang Poltekpar Bali memberikan pelatihan tentang food and baverage service terutama kopi dan minuman campuran. Juga materi pelayanan prima bidang tata hidang, potensi Kelurahan Serangan sebagai destinasi wisata di Kota Denpasar, dan kebijakan pembangunan SDM pariwisata.
Peserta juga diberikan pengetahuan layanan makanan dan minuman, demo menyajikan layanan makanan dan minuman (tray set up, table set up, napkin folding). Pengetahuan dasar minuman, serta demo manual brew dan kopi kreasi.
Direktur Poltekpar Bali yang diwakili Wakil Direktur I, Drs. I Wayan Muliana, M.Ed, dalam sambutannya mengatakan pelatihan di Serangan itu merupakan wujud nyata dari PKM Prodi Tata Hidang Poltekpar Bali. Pelatihan pengolahan dan penyajian minuman ini diharapkan mampu memberikan keterampilan tambahan bagi masyarakat Kelurahan Serangan dalam memberikan pelayanan prima bagi wisatawan.
Lurah Desa Serangan, I Wayan Karma, mengungkapkan, Kelurahan Serangan pascapandemi sudah mulai bangkit kembali dengan mengadakan beberapa kegiatan pariwisata, sehingga mampu menarik kembali wisatawan. Terlebih Kelurahan Serangan masuk dalam 75 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023 (ADWI) sebagai desa wisata terbaik di Indonesia.
“Pelatihan ini tentu memberikan dampak positif bagi masyarakat turut aktif dalam rangka kegiatan menunjang pariwisata di Kelurahan Serangan. Kita harapkan pendapatan masyarakat bertambah sehingga masyarakat menjadi sejahtera,’’ ucapnya.
Karma berharap kepada semua pihak termasuk para pakar dari Prodi Tata Hidang Poltekpar agar terus berupaya memberikan pelatihan tentang tata hidangan kepada masyarakat Kelurahan Serangan. Serangkaian kegiatan PKM Prodi Tata Hidang Poltekpar Bali dilaksanakan penandatanganan MoU antara Prodi Tata Hidang Poltekpar Bali dan Desa Wisata Serangan, Senin (12/6/2023). Program kerja sama masing-masing ditandatangani oleh Koordinator Prodi Tata Hidang, Setyowati Ayu Widuri, dan Lurah Serangan, I Wayan Karma. Pelatihan dibuka I Wayan Muliana . ksu
























