POSMERDEKA.COM, MATARAM – Langkah mantan Gubernur NTB dua periode, Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi, yang menjadi Ketua Dewan Pembina Tim Pemenangan Paslon Syamsul Luthfi-Abdul Wahid di Pilkada di Lombok Timur (Lotim), dinilai menyiratkan kejelasan arah dukungan politiknya.
Karena itu, langkah salah satu kandidat yang mengklaim dukungan TGB semata demi mengais insentif elektoral, kemungkinan surut dengan sendirinya.
Direktur Lembaga Kajian Sosial dan Politik M-16, Bambang Mei Finarwanto, melihat sikap TGB mulai membuka pemahaman khalayak tentang posisi politik sesungguhnya dari Ketua Umum PB NWDI itu.
Menurutnya, sebagai pemimpin bijak, TGB tahu kapan harus bicara, kapan menahan diri, dan kapan harus mengumumkan keputusan. “Terutama ketika persahabatan diuji oleh ambisi politik,” ujarnya, Senin (7/10/2024).
Dampak langkah politik TGB di Pilkada Lotim dengan Pilgub NTB, sebutnya, posisi di Tim Pemenangan Lutfi-Wahid sebagai bagian dari strategi. Sebab, penting bagi TGB menciptakan keseimbangan antara politik dan hubungan pribadi, terutama dalam situasi yang sensitif seperti Pilkada. Intinya, TGB memberi dukungan penuh pada keluarganya yang maju dalam kontestasi.
Kerja-kerja politik TGB bukanlah untuk orang lain, karena Sitti Rohmi Djalilah dan Syamsul Lutifi merupakan saudara kandung TGB. “TGB jelas akan juga menjadi vote getter untuk pasangan Sitti Rohmi Djalilah- Musyafirin atau Rohmi-Firin di Pilgub NTB,” klaimnya.
Khusus untuk pasangan Rohmi-Firin, dia menyebut hasil survei Poltrackking menunjukkan paslon perpaduan tokoh Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa ini elektabilitasnya di posisi teratas dengan elektabilitas 33,5%. Elektabilitas dua paslon lainnya di bawah Rohmi-Firin, bahkan ada yang terus turun dan stagnan di posisi 20 persen.
Jika tren ini terus terjaga, dia yakin Rohmi-Firin di ambang kemenangan. “Dan, akan membuat sejarah sebagai tokoh perempuan pertama yang akan memimpin Bumi Gora,” serunya.
Selain antusiasme warga mewujudkan kepemimpinan perempuan di NTB, kinerja mesin partai politik pendukung dan relawan Rohmi-Firin dipandang bekerja luar biasa menjadikan elektabilitas Rohmi-Firin tetap teratas.
”Jangan lupa, tokoh-tokoh di tingkat lingkungan dan desa ini sering kali juga memiliki otoritas sosial yang diakui oleh masyarakat. Dukungan mereka untuk pasangan Rohmi-Firin memberi legitimasi sosial dan simbolik yang tidak bisa dianggap remeh,” imbuhnya memungkasi. rul
























