Tanah Longsor dan Pohon Tumbang Landa Pupuan dan Selbar

  • Whatsapp
HUJAN deras yang terus mengguyur mengakibatkan bencana tanah longsor dan pohon tumbang di wilayah Kecamatan Pupuan dan Selbar, Tabanan, Bali, Senin (8/2/2021). foto: ist

TABANAN – Wilayah Barat Kabupaten Tabanan, Bali khususnya di Kecamatan Pupuan dan Selemadeg Barat (Selbar) dikepung tanah longsor dan pohon tumbang, Senin (8/2/2021). Bencana ini terjadi karena hujan deras yang disertai angin kencang pada malam sebelumnya.

Hujan deras yang disertai angin kencang pada Minggu (7/2/2021) malam mengakibatkan pohon tumbang yang menutupi badan jalan di jalan jurusan Pupuan-Singaraja, tepatnya di Banjar Dinas Pupuan, Desa/Kecamatan Pupuan. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.40 Wita.

Bacaan Lainnya

“Korban jiwa maupun kerugian material nihil. Pada malam itu juga sekitar pukul 21.30 Wita, warga melaksanakan pembersihan dan evakuasi, dan tuntas sekitar pukul 22.00 Wita, sehingga jalan tersebut sudah normal kembali,” ujar Kapolsek Pupuan, AKP I Ketut Agus Wicaksana Julyawan.

Hujan deras yang terus mengguyur semalaman juga mengakibatkan tanah longsor yang menutupi setengah badan jalan, di jalan menuju Desa Munduktemu, Banjar Dinas Seleksek, Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan. Tanah longsor sekitar puku 20.30 Wita itu terjadi di kebun milik I Made Suardika.

Keesokan hari, Senin (8/2/2021), sekitar pukul 06.30 Wita, warga melaksanakan kegiatan pembersihan dan evakuasi. Sekitar pukul 07.50 Wita, jalan tersebut sudah kembali normal. Pada malam itu, kejadian terus beruntun. Antara lain pohon bambu tumbang hingga menutupi setengah badan jalan, di jalan jurusan Pupuan-Singaraja, tepatnya di Banjar Paka, Desa Sanda, Kecamatan Pupuan.

Baca juga :  23 Orang Donor Darah Plasma Convalesen di Klungkung

Pohon wani juga tumbang dan menimpa rumah I Nengah Suarda, di Banjar Dinas Asah, Desa Bantiran. Akibatnya, bangunan dapur, kamar mandi, dan dua sepeda motor rusak tertimpa pohon berdiameter empat meter itu. Akibat bencana ini, kerugian ditaksir Rp150 juta.

Angin kencang juga memorakporandakan atap rumah milik I Wayan Mandi, di Banjar Dinas Gambuk, Desa Sai, Pupuan. Pemilik rumah mengalami kerugian sekitar Rp25 juta. Musibah serupa juga terjadi di Banjar Dinas Munduktemu Kaja, Desa Munduktemu. Antara lain menimpa rumah I Gusti Putu Sana, yang mengalami kerugian sekitar Rp15 juta. Kerusakan yang terjadi di rumah Dewa Nyoman Yasa, menimbulkan kerugian Rp75 juta.

Selanjutnya, atap rumah milik I Wayan Purana juga rusak, timbul kerugian sekitar Rp10 juta. Rumah Dewa Nyoman Karya, pun rusak dan timbul kerugian sekitar Rp15 juta. Begitu juga atap rumah I Made Yastika, rusak dan timbul kerugian sekitar Rp25 juta, serta rumah milik I Made Teken mengalami kejadian serupa hingga menimbulkan kerugian sekitar Rp40 juta.

Sementara itu, di Kecamatan Selbar juga terjadi tanah longsor yang menutupi sebagian badan jalan jurusan Suraberata-Pupuan, di Banjar Dinas Delod Ceking, Desa Lumbung Kauh. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (7/2/2021) sekitar pukul 23.00 Wita.

“Akibat kejadian tersebut, sebagian badan jalan tersebut tertutupi batang pohon yang tumbang akibat tanah longsor dan timbunan tanah. Selain itu, juga mengakibatkan satu tiang listrik PLN roboh dan patah, serta kabel Wifi yang menempel di tiang tersebut putus,” ungkap Kapolsek Selbar, AKP I Gusti Lanang Jelantik, yang langsung ngecek ke lokasi tersebut bersama anggotanya.

Baca juga :  Wali Kota Rai Mantra Buka Webinar TP-PKK Kota Denpasar, Harap Jadi Pelopor Pencegahan Covid-19 di Keluarga

Kemarin lokasi tersebut sudah dibersihkan. Berjarak sekitar 50 meter di sebelah selatan lokasi tanah longsor juga ada senderan jalan yang nyaris jebol, dengan penggeseran beton senderan sekitar 25 sentimeter. “Hujan deras yang terus menggyur diduga sebagai penyebab kondisi tersebut sehingga saluran drainase tidak berfungsi dengan baik,” ujar Jelantik. gap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.