Tak Tempati Pasar Relokasi Sukawati, Pedagang Diancam Sanksi

  • Whatsapp
PEDAGANG Pasar Sukawati mengambil nomor undian di relokasi Pasar Sukawati. Foto: adi
PEDAGANG Pasar Sukawati mengambil nomor undian di relokasi Pasar Sukawati. Foto: adi

GIANYAR – Bila tidak secepatnya menempati lokasi, pedagang Pasar Sukawati yang mendapat lokasi di tempat relokasi siap-siap dijatuhkan sanksi. Karena itu, para pedagang agar menempati lahan relokasi tersebut. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gianyar, Luh Gede Eka Suary, Kamis (15/10/2020).

“Masih diimbau dulu agar segera menempati los dan kios yang mereka ikuti saat undian. Untuk sanksi, masih mohon petunjuk dari pimpinan,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Penegasan soal sanksi itu diuraikan, kata dia, guna mencegah lahan relokasi tersebut sepi pedagang. Sebab, sejumlah pedagang ada yang memilih jualan di beberapa titik dekat bangunan pasar lama. Alasannya, tempat relokasi tersebut dinilai terlalu jauh untuk dijangkau warga Sukawati, khususnya yang dari utara.

Karena itu, sambungnya, di sejumlah titik tersebut menjadi pasar dadakan. Bahkan para pedagang memanfaatkan trotoar di sepanjang jalan untuk jualan.

Bendesa Sukawati, I Nyoman Suanta, beberapa waktu lalu berusaha menyampaikan kepada para pedagang agar berdagang di tempat relokasi. Namun, masih saja ada yang membandel. “Kepada pedagang, termasuk yang memiliki pelanggan tetap, agar menempati tempat relokasi supaya ramai,” ajaknya.

Suanta mendaku berkordinasi dengan dinas terkait agar menertibkan para pedagang yang berjualan di trotoar. “Kami berusaha untuk menertibkan pedagang tapi harus dibantu Satpol PP. Kalau melanggar langsung angkut saja,” serunya.

Baca juga :  Update Covid-19 Denpasar: Pasien Sembuh 19 Orang, Positif Bertambah 25 Orang

Kepala Satpol PP Gianyar, I Made Watha, mengaku melakukan pembinaan kepada pedagang yang jualan di trotoar. Mereka yang dapat undian kios di tempat relokasi, cetusnya, wajib menempati atau jualan di tempat relokasi. “Kalau jualan di trotoar atau fasilitas umum lainnya, kami beri pembinaan untuk segera ke lahan relokasi. Masalah sanksi kalau tidak ditempati Kadis Perindag yang tahu,” ungkapnya.

Terkait tindakan tegas untuk mengangkut barang pedagang, Watha menegaskan belum sampai ke tahap itu. “Pendekatan kami ke pedagang tetap humanis, lebih-lebih sekarang situasi pandemi, semua orang harus taat dengan prokes,” pungkasnya. 011

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.