Tak Ada Nama Bang Zul, PKS Sodorkan Sejumlah Nama Cawapres Pendamping Anies

AHMAD Heryawan, Irwan Prayitno, dan Hidayat Nur Wahid. Foto: ist

MATARAM – Kendati semua kader PKS di akar rumput mengarahkan dukungan mereka pada figur Anies Baswedan, namun hingga kini deklarasi Anies capres di Pemilu Serentak 2024, justru lebih dahulu dilakukan oleh Partai Nasdem.

Alotnya pembicaraan terkait figur pendamping mantan Gubernur DKI Jakarta, itu menjadi pemicu ketiga partai, yakni PKS, Demokrat, dan Nasdem belum mengumumkan deklarasi koalisi bersama.

Bacaan Lainnya

Terkait hal itu, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS tak terlalu ambil pusing. PKS malah kabarnya siap menyodorkan sejumlah nama usulan calon wakil presiden (cawapres) jika nantinya sepakat mengusung Anies Baswedan sebagai capres di Pilpres 2024.

Ketua Departemen Politik DPP PKS, Nabil Ahmad Fauzi, mengatakan, nama-nama tersebut akan ditawarkan lewat rencana koalisi mereka bersama Partai Demokrat dan Nasdem.

‘’Jika akhirnya kami resmi mengusung Anies, tentu kami akan memperjuangkan figur kami untuk pendamping capres yang kami usung,’’ ujar Nabil dalam siaran tertulisnya, Jumat (14/10/2022).

Adapun nama-nama tersebut yakni, mantan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan; Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid; hingga mantan Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno. Ahmad Heryawan alias Aher adalah Gubernur Jawa Barat dua periode yang menjabat sejak 2013-2018. Selama menjabat, ia didampingi oleh Dede Yusuf dan Deddy Mizwar.

Sedangkan, Hidayat Nur Wahid saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua MPR. Ia pernah menjadi Ketua MPR di masa Presiden SBY pada 2004-2009. Lalu, Irwan Prayitno adalah Gubernur Sumatra Barat dua periode. Ia terpilih pada Pilkada 2010 dan 2015. Sebelumnya, ia adalah anggota DPR dari Fraksi PKS selama tiga periode sejak 1999.

Nabil sejauh ini, tak menampik manakala rencana koalisi PKS dengan Nasdem dan Demokrat saat ini terkendala nama cawapres. Nabil enggan mengungkapkan lebih lanjut soal itu.

Menurut dia, ketiga partai saat ini masih berdiskusi secara internal. ‘’Pembahasan cawapres mengandaikan sudah jelas partai-partai yang akan mengusung Anies. Jadi mestinya di tahap itu dulu saja,’’ kata dia.

Nabil pun mendaku, bahwa nama Anies cukup menguat di akar rumput PKS. Anies merupakan sosok yang paling diterima oleh para kader. Namun, lantaran saat ini, situasi masih sangat dinamis, tentu masih banyak perhitungan dan pertimbangan untuk mencapai kesepakatan final. ‘’Anies figur paling kuat di akar rumput PKS,’’ tegas dia.

Sebagai informasi, Nasdem, Demokrat, dan PKS mengklaim terus menjalin komunikasi intens dalam rangka membangun koalisi menghadapi Pemilu 2024. Namun, hingga deklarasi Anies capres oleh Nasdem, ketiga partai belum mengumumkan deklarasi koalisi. rul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses