Suwirta Beri Pengarahan di Pelatihan BUMDes Angkatan IX

  • Whatsapp
BUPATI Suwirta memberi pengarahan Pelatihan Pengelolaan BUMDes Angkatan IX Tahun 2021 di ruang rapat Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Desa Takmung, Banjarangkan, Kamis (14/10/2021). Foto: ist
BUPATI Suwirta memberi pengarahan Pelatihan Pengelolaan BUMDes Angkatan IX Tahun 2021 di ruang rapat Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Desa Takmung, Banjarangkan, Kamis (14/10/2021). Foto: ist

KLUNGKUNG – Peran serta masyarakat maupun aparat desa sangat dibutuhkan dalam proses pembangunan desa. Semangat rasa memiliki dan saling merangkul sangat menentukan keberhasilan pembangunan di desa, termasuk membangun agar BUMDes terus berjalan maksimal.

Hal tersebut ditekankan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, saat memberi pengarahan Pelatihan Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Angkatan IX Tahun 2021 di ruang rapat Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Kamis (14/10/2021).

Bacaan Lainnya

“Mari bersama-sama tanamkan semangat rasa memiliki dan saling merangkul, agar proses pembangunan di desa, termasuk membangun agar BUMDes itu, terus berjalan dengan maksimal,” ajak Suwirta kepada para peserta.

Dia juga menyambut baik kegiatan pelatihan ini, yang menurutnya dapat memberi motivasi dan wawasan lebih untuk para peserta membangun BUMDes. Pelatihan ini juga diharap bisa diikuti sebaik-baiknya, sehingga bisa diimplementasikan langsung di masing-masing desa. Selain itu, ucapnya, kerjasama antara BUMDes dengan koperasi harus dijaga sebaik-baiknya. “Kelola BUMDes ini dengan niat yang tulus dan niat yang fokus,” pesannya.

Kepala Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Denpasar, Samuel Thanelab Sine, menambahkan, tujuan pelatihan ini agar para peserta bisa mendapat hal baru. Pun menambah ilmu pengetahuan untuk membangun BUMDes. Peserta sebanyak 40 orang, dan dilaksanakan dua sesi. Secara daring pada 11-12 Oktober, sedangkan secara langsung 14-15 Oktober. “Semoga pelatihan ini bisa berjalan lancar, dan para peserta mendapat ilmu pengetahuan lebih untuk dikembangkan membangun BUMDes,” lugasnya. baw

Baca juga :  Menyimak Kearifan Lokal Sistem Gotong Royong Bali Menghadapi Covid-19

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.