DENPASAR – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) resmi menjadi lembaga pemantau pemilu untuk Pemilu 2024, setelah menerima sertifikat pemantau dari Bawaslu Republik Indonesia beberapa waktu lalu.
Menindaklanjuti status sebagai pemantau pemilu, PMKRI Cabang Denpasar yang dinakhodai Ketua Presidium Alexandro Rolandi audiensi ke Bawaslu Bali, Kamis (8/12/2022). Rombongan PMKRI diterima Kepala Sekretariat Bawaslu Bali, Ida Bagus Putu Adinatha.
Saat menerima audiensi PMKRI, Adinatha menyampaikan optimisme dengan terdaftarnya PMKRI menjadi pemantau pemilu. Kondisi itu dinilai membuktikan makin banyak masyarakat yang akhirnya turut berpartisipasi dalam pesta demokrasi Pemilu 2024.
“Dengan berkumpulnya kita pada hari ini (kemarin), Bawaslu merasa tidak sendirian dalam menjalankan kinerjanya. Pemantau dapat membantu Bawaslu dengan melakukan kritisi terhadap penyelenggaraan pemilu agar sesuai dengan regulasi,” sebutnya.
Lebih lanjut Adinatha mengajak PMKRI untuk sama-sama bersinergi mengawal jalannya Pemilu 2024 agar berjalan sesuai perundang-undangan. Menurutnya, jika semua pihak ikut berpartisipasi, niscaya tahapan Pemilu dapat berjalan aman dan damai. Pun hal tersebut berarti keberhasilan dalam proses Pemilu yang demokratis.
“Teman-teman semua adalah garda terdepan untuk mengawal pemilu itu sendiri. Mari kita sama-sama bersinergi mengawal pesta demokrasi ini berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan,” ajaknya.
Menanggapi yang disampaikan Adinatha, Roland menegaskan PMKRI siap bersinergi dengan Bawaslu untuk mengawal pesta demokrasi tahun 2024 berjalan baik, sesuai dengan amanah negara melalui kinerja pemantauan.
“Dalam rangka pesta demokrasi, kami turut ingin berpartisipasi agar pesta demokrasi tahun 2024 berjalan baik dan sesuai amanah negara kita,” pungkas Roland. hen
























