Soliditas Internal Jadi Evaluasi Golkar Bali

DEWA Suamba Negara (tengah) didampingi Ketut Nesa (kanan) dan Muammar Kaddafi saat menjelaskan persiapan HUT ke-56 Partai Golkar, Selasa (20/10/2020). Foto: gus hendra
DEWA Suamba Negara (tengah) didampingi Ketut Nesa (kanan) dan Muammar Kaddafi saat menjelaskan persiapan HUT ke-56 Partai Golkar, Selasa (20/10/2020). Foto: gus hendra

DENPASAR – DPD Partai Golkar Bali mengagendakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada medio Desember 2020 mendatang. Dari sejumlah hal yang akan dibahas, soliditas internal partai sepanjang tahun 2020 menjadi isu strategis untuk dievaluasi dan dikuatkan. Pernyataan itu dilontarkan Ketua Panitia HUT ke-56 Partai Golkar Bali, Dewa Suamba Negara, di sela-sela peringatan HUT partai berlambang beringin itu, Selasa (20/10/2020).

Forum Rakerda, urainya, merupakan rangkaian penutup dari HUT partai. Selain evaluasi program dan kegiatan yang dijalankan, sebutnya, Rakerda juga merancang program untuk masa mendatang. Prinsipnya, kata dia, partai menegaskan sikap untuk jadi garda terdepan memperjuangkan aspirasi rakyat; hal yang diklaim dijalankan melalui fraksi di parlemen seluruh Bali. “Untuk waktu Rakerda tentatif, karena situasi sekarang masih Corona,” terangnya didampingi Ketua AMPG Bali, Ketut Nesa; dan Sekretaris Panitia, Muammar Kaddafi.

Bacaan Lainnya

Disinggung evaluasi terbesar partai, Suamba Negara menilai ada tiga hal. Pertama, struktural dari Provinsi sampai tingkat desa. Ada sejumlah posisi pengurus yang lowong dan perlu diisi. Kedua, dia mengakui Golkar masih lemah terkait dokumentasi. Ketiga, soliditas internal sejak usai Musda pada akhir Februari lalu. “Untuk soliditas sudah bagus sekali, kami tidak ada mengekang aspirasi. Kader disilakan berpendapat demi kepentingan partai,” dakunya.

Suamba menambahkan, Golkar sedang mengupayakan agar anggaran bantuan parpol (banpol) bisa digunakan sesuai kebutuhan parpol, bukan mutlak sesuai apa mau pemerintah sebagai pemberi dana. Misalnya, Golkar berencana membuat perpustakaan dengan antara lain memakai dana banpol, tapi ketentuan pemerintah tidak mengizinkan hal itu. Padahal perpustakaan dinilai penting, selain untuk kebutuhan internal, juga untuk kepentingan masyarakat.

Kaddafi menambahkan, merayakan HUT, Golkar menggelar sejumlah kegiatan dengan puncak peringatan pada tanggal 24 Oktober mendatang. DPD Partai Golkar Bali mengadakan lomba perangkat upacara dari MC, pembaca doa, pembaca ikrar bakti Golkar, dan pembaca Pancasila. Lomba ini untuk menjawab masih kurangnya kualitas perangkat upacara di jajaran DPD kabupaten/kota.

“Ada juga lomba senam kreasi secara virtual oleh KPPG, dan videonya dikirim ke panitia dengan penilaian ditekankan pada kekompakan, memakai atribut partai, banyak disukai dan dibagikan di media sosial. Khusus AMPG, bakti sosial melalui donor darah dan pembagian masker, dan hadiah lomba dibagikan saat Rakerda,” tandasnya. hen 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses