SMPN 1 Amlapura Siapkan Sistem PTM, Penerapan Tunggu Restu Bupati

  • Whatsapp
KEPALA SMPN 1 Amlapura, I Komang Suweca. Foto: nad
KEPALA SMPN 1 Amlapura, I Komang Suweca. Foto: nad

KARANGASEM – SMPN 1 Amlapura menyiapkan sistem Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada tahun ajaran 2020-2021. Sekolah ini memiliki 30 ruang kelas, dibagi kelas 7 sampai kelas 9 dengan masing-masing 10 ruang kelas berisi 28 sampai 32 siswa.

Kepala SMPN 1 Amlapura, I Komang Suweca, Senin (28/12/2020) mengatakan, skenario PTM di tengah pandemi Covid-19 ini sudah mulai diterapkan. Sekolah akan membagi belajar siswa menjadi 5 sif dalam sehari, dengan jumlah per kelas sebanyak 16 siswa dari sebelumnya 32 siswa. “Kami sebenarnya siap menggelar PTM, hanya saja masih menunggu instruksi Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga Karangasem,” katanya.

Bacaan Lainnya

Dia menambahkan, sistem belajar tatap muka dan belajar cara daring tetap dilaksanakan. Dan, simulasi juga sudah dijalankan. Pembelajaran yang diterapkan, kata dia, sif pertama hanya mengikuti 2 mata pelajaran selama 2 jam. Usai sif pertama pulang, berselang 40 menit sif berikutnya ke sekolah. Tujuannya supaya siswa yang pulang sekolah  dan datang tidak bertemu langsung.

Untuk siswa sif pertama, imbuhnya, sampai di rumah tetap mengikuti pembelajaran dengan cara daring. Di samping itu yang ditekankan adalah menerapkan protokol kesehatan ketat dengan pengecekan suhu tubuh bagi siswa yang baru datang di sekolah. “Jika siswa suhu tubuh di atas normal 37, 5 derajat Celsius, siswa dipulangkan untuk istirahat. Cuci tangan selalu diwajibkan, juga memakai masker,” ulasnya.

Baca juga :  GTPP Covid-19 Bali: Pasien Sembuh Bertambah 106, Positif 112 dan Meninggal 3 Orang

Selama mengikuti PTM, tambahnya, siswa tidak dibolehkan bersentuhan dan berkerumun, serta tetap dalam pengawasan guru-guru. Dan setiap guru hanya mengajar 1 mata pelajaran. Untuk ruang kelas setiap hari sebelum mulai belajar, dan sebaliknya akan dilaksanakan penyemprotan cairan disinfektan.

Meski menyiapkan secara detail, dia mendaku tetap menunggu persetujuan semua orangtua siswa. Jika ada orangtua siswa tidak mengizinkan, sekolah tidak memaksa. Sejumlah orangtua siswa menanyakan kapan dilaksanakan belajar tatap muka. PTM rencananya dijalankan pada tahun ajaran baru 2020-2021 pada tanggal 4 Januari 2021. “Jika kami diharuskan melakukan tes cepat lebih dulu, kami siap,” tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem, I Gusti Ngurah Kartika, yang dimintai tanggapan mengatakan, bisa atau tidaknya terlaksana PTM tersebut harus mendapat izin Bupati. Ada sejumlah sekolah siap melaksanakan PTM, ada yang masih melakukan persiapan. “Memberlakukan PTM di tengah pandemi ini kita sangat berhati-hati, takut jadi klaster baru penyebaran Covid-19. Intinya kita harus waspada,” sebutnya. nad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.