GIANYAR – Pemkab Gianyar menambah 230 lampu penerangan jalan (LPJ). Namun, penambahan LPJ itu dipastikan tidak mempengaruhi anggaran listrik yang dalam APBD 2021 dialokasikan Rp18 miliar per tahun. Penegasan ini disampaikan Kadishub Gianyar, I Wayan Suamba, Senin (28/12/2020).
Menurutnya, pembiayaan listrik untuk LPJ baru lebih efisien daripada LPJ lama, karena memakai lampu LED yang lebih irit konsumsi listrik. Biaya listrik untuk sekira 6.500 titik LPJ masih dialokasikan Rp18 miliar per tahun di APBD 2021. “Kami bayar listrik seluruh Gianyar itu 18 miliar per tahun, kurang lebih 1,5 miliar per bulan,” jelasnya.
Menurut Suamba, bertambahnya jumlah lampu sudah terkompensasi dengan penggunaan LED yang lebih hemat listrik. Dari 230 LPJ pada 2020 ini, sambungnya, di dua titik LPJ belum terpasang karena terbentur jarak dengan kabel PLN yang tidak terbungkus. “Sudah sempat dipasang, tapi setelah dilihat sangat dekat dengan kabel, dan ini sangat berbahaya untuk keselamatan masyarakat sekitar,” sebutnya.
Dia menyebut PLN berencana menggeser kabel di Jalan Ciung Wanara itu, tapi baru akan dilakukan setelah 3 Januari 2021 mendatang. Setelah kabel digeser, tiang LPJ yang baru akan dipasang. “Tiang masih ada, nanti kalau kabel sudah digeser PLN, baru kami pasang,” pungkasnya. adi























