Piala AFF 2026: John Herdman Minta Timnas Indonesia Tidak Remehkan Timor Leste

PENYERANG Timnas Indonesia Jens Raven (kiri) berselebrasi bersama Pelatih John Herdman (kedua kiri) usai membobol gawang Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (27/7/2026). Timnas Indonesia mengalahkan Kamboja dengan skor akhir 5-1. foto: ist

POSMERDEKA.COM, JAKARTA – Pelatih timnas Indonesia John Herdman meminta timnya tak meremehkan Timor Leste ketika kedua tim bertemu pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Chonburi, Thailand, Jumat (31/7/2026) petang pukul 18.00 WITA.

Herdman melihat permainan Timor Leste, yang menurutnya menunjukkan banyak hal positif, meski tetap kalah 0-2 dari Singapura. Sebelumnya, Timor Leste dibantai Vietnam 0-7.

Read More

“Saya pikir setiap pertandingan itu berbeda. Timor Leste berkembang sepanjang turnamen. Saya pikir performa mereka di pertandingan terakhir sangat kuat. Mereka mulai memahami tempo dan ritme turnamen ini. Jadi saya memperkirakan tim yang meningkat,” kata Herdman pada jumpa pers prapertandingan, Kamis (30/7/2026).

“Ketika Anda bermain dua pertandingan bersama, di pertandingan ketiga Anda lebih memahami taktik, Anda lebih memahami rekan setim Anda. Jadi kita tidak bisa meremehkan Timor Leste,” tambah dia.

Rival Indonesia, Vietnam, sukses membungkam Timor Leste dengan tujuh gol tanpa balas. Kemenangan besar itu membuat Vietnam menduduki peringkat dua dengan tiga poin, di atas Indonesia yang kalah selisih gol di peringkat tiga.

Herdman menyatakan fokus timnya besok adalah memenangkan pertandingan dengan penampilan yang lebih baik daripada pertandingan terakhir saat menang 5-1 atas Kamboja.

“Ini bukan tentang mencetak gol (banyak), ini tentang tiga poin. Ini adalah turnamen sepak bola. Saya fokus pada kami, Anda tahu, menjadi versi terbaik dari diri kami dan versi yang lebih baik dari pertandingan terakhir,” ucap Herdman, seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews.

“Jadi itulah yang akan saya sampaikan kepada para pemain saya. Kami harus tumbuh sepanjang turnamen, setiap pertandingan kami menemukan cara untuk berkembang,” lanjut dia.

Herdman mengungkapkan persiapan timnya dalam keadaan bagus menjelang laga melawan Timor Leste. Dia juga mengatakan rasa syukurnya dapat melewati pertandingan pertama tanpa ada pemain yang cedera.

“Persiapannya sudah bagus. Para pemain semuanya telah melewati pertandingan pertama tanpa cedera, yang mana itu selalu positif. Jadi, saya memiliki susunan pemain yang lengkap untuk dipilih,” ungkapnya.

Tanpa Justin Hubner
Timnas Indonesia sudah meninggalkan tanah air menuju Thailand, tanpa Marselino Ferdinan, Ragnar Oratmangoen, dan Justin Hubner. Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji menjelaskan, Marselino dan Ragnar tak dibawa pelatih John Herdman. Sementara, Justin tak kunjung bergabung dengan skuad.

Dengan demikian, maka skuad Garuda yang berangkat ke Thailand dengan 23 pemain dari 26 pemain pilihan Herdman. Pelatih asal Inggris tersebut membawa tiga kiper sekaligus, yaitu Nadeo Argawinata, Cahya Supriadi, dan Muhammad Riyandi.

Sementara itu, kembali absennya Marselino dan Ragnar membuat kedua pemain ini berpeluang bermain pada laga selanjutnya kala Indonesia bermain di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, melawan Vietnam pada Senin (3/8) malam pukul 21.30 WITA.

Baik Marselino maupun Ragnar sudah melewatkan laga pertama Garuda saat mengalahkan Kamboja 5-1 di Stadion Pakansari. Keduanya hanya duduk di bangku VIP Stadion Pakansari bersama Riyandi yang tak masuk daftar susunan pemain.

“Mudah-mudahan ya kembali di performa berikutnya bisa lebih baik dan mudah-mudahan tim juga tidak ada cedera, karena saya tahu ada beberapa yang masih recovery seperti Marselino, Ragnar, ya kita lihat,” kata Ketum PSSI Erick Thohir soal kondisi Marselino dan Ragnar setelah laga melawan Kamboja.

Justin tak bergabung dengan skuad karena tak diizinkan klubnya Fortuna Sittard karena Piala AFF tak masuk kalender FIFA. Meski demikian, Erick menyebut kans Justin untuk bergabung belum tertutup. “Kalau yang di Eropa tidak mudah ya, mestinya ya. Tapi saya tidak tahu kan market transaksi masih belum ditutup, ya kita lihat saja,” ujar Erick. yes

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.