POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Anggota Komisi VI DPR RI, I Nyoman Parta, membuka acara konsolidasi dan sinkronisasi data investasi nasional tahun anggaran 2023 di Hotel Maxone, Buruan, Blahbatuh, Senin (12/6/2023).
Hadir Direktur Wilayah IV Kedeputian Pengendalian dan Pengawasan BKPM, Yos Harmen, pimpinan OPD dan pelaku usaha di Gianyar. Kegiatan dilaksanakan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal untuk meningkatkan investasi di Gianyar, baik skala kecil, menengah, dan besar.
Yos Harmen mengatakan, perkembangan investasi saat ini merupakan hal sangat penting. Sebab, setiap daerah berlomba-lomba meningkatkan nilai investasi yang ada. “Bahkan meningkatnya nilai investasi menunjukan suatu daerah akan mengalami peningkatan pertumbuhan ekonomi, serta meningkatnya penyerapan tenaga kerja serta PDRB per kapita wilayah,” jelasnya.
Diungkapkan, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) menjadi indikator ekonomi yang digunakan pemerintah saat ini, untuk mengukur perkembangan perekonomian di suatu wilayah. “Karenanya kita mesti bersyukur karena kegiatan ini jarang-jarang bisa dilaksanakan di Gianyar,” cetusnya.
Indikator atau sektor-sektor ekonomi dalam pengukuran PDRB akan menunjukkan ada peningkatan, sambungnya, jika dalam sektor tersebut terdapat investasi yang mendukungnya. Setiap tahun kita butuh investasi, dan pemerintah daerah selalu berharap investasi yang berkembang di tahun ini maupun di tahun mendatang terus meningkat. Peningkatan investasi sangat diperlukan guna membantu pengembangan wilayah.
Investasi, urainya, akan memberi keuntungan nyata bagi daerah, seperti kemudahan dalam penyerapan tenaga kerja lokal dalam rangka mengurangi pengangguran. Juga termasuk mendorong tumbuhnya industri ikutan terkait yang saling bersinergi, meningkatkan komplementaritas wilayah, dan tumbuhnya aglomerasi industri.
Selain itu, akan mendukung terciptanya sektor ekonomi baru yang belum muncul di wilayah, sampai mampu mendorong meningkatnya pendapatan asli daerah, peningkatan PDRB per kapita wilayah, serta mengurangi masalah kemiskinan. “Potensi unggulan wilayah ini pun penting dipromosikan agar investasi dapat cepat tumbuh dan berkembang,” jelasnya.
Parta menambahkan, dia berharap investasi terdata dengan baik, dari skala kecil hingga besar, baik lokal maupun asing. Jadi, tidak sekedar perkiraan belaka. “Saya berharap akan menjadi catatan yang secara konsisten diperbarui, demi meningkatnya investasi di Kabupaten Gianyar, demi kepentingan meningkatnya ekonomi masyarakat, dan daerah untuk Indonesia maju,” pintanya. adi
























