Setelah 3 Tahun Buron, Kejati Bali Tangkap DPO Kasus Korupsi

  • Whatsapp
PROSES serah terima terpidana kasus korupsi I Gusti Ayu Ardani (baju putih) ke Rutan Klungkung, Kamis (5/11/2020). foto: antaranews

DENPASAR – Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Bali bersama Kejaksaan Negeri Klungkung menangkap seorang terpidana bernama I Gusti Ayu Ardani yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) atas perkara tindak pidana korupsi setelah 3 tahun buron (melarikan diri).

“I Gusti Ayu Ardani masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejari Klungkung atas perkara tindak pidana korupsi berupa pengadaan tanah untuk keperluan pembangunan dermaga dan jalan menuju ke dermaga di Desa Gunaksa Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung pada tahun 2007 sampai 2008 lalu,” kata Kasi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Bali, A. Luga Harlianto saat dikonfirmasi di Denpasar Kamis (5/11/2020).

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan bahwa penangkapan yang dilakukan terhadap terpidana I Gusti Ayu Ardani untuk melaksanakan putusan kasasi Makamah Agung Nomor : 1831K/Pid.Sus/2016 tanggal 6 Juni 2017.

Putusan kasasi itu mengabulkan permohonan kasasi dari Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Klungkung. Putusan tersebut menyatakan terdakwa I Gusti Ayu Ardani terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi serta menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 5 tahun 6 bulan dan pidana denda sebesar Rp500 juta subsidiair enam bulan kurungan.

Baca juga :  3Pts Bakal Gelar Bali Cycling Marathon 2020 ''A Leisure Tourism Event''

Dalam perkara ini, terpidana I Gusti Ayu Ardhani sejak 2017 hingga 2020 telah dilakukan pemanggilan untuk melaksanakan putusan Mahkamah Agung tersebut, namun tidak memenuhi panggilan dengan alasan sakit.

“Menurut informasi (tidak memenuhi panggilan) itu karena ada sakit di bagian kaki. Sementara saat dilakukan penangkapan di rumah tinggalnya di Perumahan Citraland, Jl.Cargo Permai Denpasar dalam kondisi sehat dan hasil rapid testnya non reaktif,” ucap Luga, seperti dilansir dari antaranews.

Ia menjelaskan pada 2018 terpidana I Gusti Ayu Ardani mengajukan peninjauan kembali ke Mahkamah Agung atas putusan kasasi Mahkamah Agung Nomor : 1831K/Pid.Sus/2016 tanggal 6 Juni 2017 dan telah ada putusan peninjauan kembali Nomor: 135PK/Pid.Sus/2018 tanggal 24 September 2018 dengan amar yaitu menolak permohonan peninjauan kembali dari terpidana I Gusti Ayu Ardani.

Putusan kasasi Makamah Agung Nomor: 1831K/Pid.Sus/2016 tanggal 6 Juni 2017 merupakan putusan atas pengajuan kasasi oleh penuntut umum terhadap putusan Pengadilan Negeri Tipikor Denpasar Nomor : 44/Pid.Sus-TPK/2015/PN.DPS tanggal 13 April 2016 dengan amar putusan yaitu membebaskan I Gusti Ayu Ardani dari segala dakwaan.

Setelah mengamankannya, terpidana I Gusti Ayu Ardani langsung dibawa ke Rutan Klungkung untuk diserahkan kepada Jaksa Eksekutor dan selanjutnya melaksanakan eksekusi ke Rutan Klungkung dan menjalani pidana. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.