Serap Aspirasi Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Agenda Komisi VI DPR RI di Bali

  • Whatsapp
KETUA rombongan Komisi VI DPR RI, Gde Sumarjaya Linggih. foto: antaranews

DENPASAR – Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI melakukan kunjungan kerja (kunker) di Bali untuk mendapatkan aspirasi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Ketua rombongan Komisi VI DPR Gde Sumarjaya Linggih mengatakan pada bulan ini pihaknya mendapatkan jadwal untuk melakukan kunjungan kerja (reses) yang ditentukan tiga provinsi, yakni Yogyakarta, Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Bacaan Lainnya

“Kami di Komisi VI mendapat giliran dalam minggu ini ke Provinsi Yogyakarta, Bali dan NTB. Kunjungan kerja ini untuk melihat secara langsung guna mengetahui situasi Bali. Di antaranya kami berkunjung ke Balai Diklat Industri dan Bali Creative Industry Center (BCIC),” ujar Gde Sumarjaya Linggih di Denpasar, Rabu (14/10/2020).

Politisi yang akrab disapa Demer ini menambahkan, kunjungan ke BCIC tersebut guna mengetahui kondisi kegiatan yang dilakukan di balai pelatihan tersebut, termasuk juga penerapan aturan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

“Dalam situasi pandemi ini, kami ingin mengetahui sejauh mana di diklat ini beroperasi, dan produk-produk yang dihasilkan. Karena sebagaimana kita ketahui dengan peristiwa ini semua berdampak besar terhadap negara, baik sektor tenaga kerja maupun produk-produk industri yang dihasilkan juga mengalami penurunan,” ujar Demer, seperti dilansir dari antaranews.

Dalam kunjungan kerja tersebut, kata dia, selama di Bali rombongan Komisi VI akan melakukan pertemuan dengan pimpinan BUMN yang ada di Bali, antara lain dengan PT Pelindo, PT Bank Mandiri, PT PLN dan PT Permodalan Nasional Mandiri.

Baca juga :  Minim Pemahaman Protap, Penjagaan di Gilimanuk Mudah Ditembus Penumpang Zona Merah

“Kami bertemu dengan pimpinan BUMN ini guna menanyakan progres pembangunan yang selama ini dikerjakan tersebut. Misalnya dengan Pelindo, kami akan menanyakan sejauh mana proyek itu sudah berjalan. Karena pelabuhan ini sebagai pengembangan pelabuhan kapal pesiar. Begitu juga kesiapan pengembangan Bandara Ngurah Rai yang nantinya sebagai gerbang wisatawan ke Bali,” pungkas pria asal Kabupaten Buleleng, Bali.

Dalam kunker Komisi VI DPR-RI, anggota daerah pemilihan Bali juga turun hadir, yakni Nyoman Parta dan Putu Supadma Rudana. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.